oleh

Pembentukan Timsel Dirut Pudam Trunojoyo Sampang Dinilai Tak Serius

Kabarmadura.id/Sampang-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang melakukan pemanggilan terhadap panitia seleksi (Pansel) rekrutmen Dewan Pengawas (Dewas) dan Direktur (Dirut) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Pudam) Trunojoyo Sampang. Pemanggilan itu untuk menanyakan tahapan dan proses seleksi yang sedang berlangsung.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan berujar, upaya pemanggilan terhadap tim pansel pada dasarnya untuk mempertanyakan dan klarifikasi progres tahapan rekrutmen Dewas dan Dirut Pudam Trunojoyo. Sebagai mitra kerja dari BUMD yang bergerak di bidang usaha air minum itu, mengaku hingga kini tidak mendapatkan laporan secara resmi terkait seleksi tersebut.

“Kita memang sengaja panggil tim pansel ini, karena dari awal sampai sekarang belum ada laporan secara resmi, terkait proses dan tahapan rekrutmen dewas dan dirut ini,” ucap Alan Kaisan kepada awak media.

Selain itu, kata politisi muda dari Partai Gerindra tersebut, bahwa pemanggilan tim pansel juga dalam rangka mengklarifikasi dan meminta penjelasan terkait pemecatan Dirut Pudam Trunojoyo sebelumnya, sehingga harus merekrut dirut baru.

Berdasarkan penjelasan dari tim pansel, bahwa pemecatan dirut yang sebelumnya itu, lantaran adanya laporan terkait ketidakpuasan masyarakat, baik dari internal Pudam maupun laporan dari masyarakat secara langsung.

“Intinya, yang menyebabkan dirut sebelumnya dipecat, karena tingkat kepuasan kerja relatif rendah, sehingga terpaksa diberhentikan,” ungkap Alan (sapaan akrabnya).

Sambung dia, pemanggilan terhadap tim pansel tersebut, yakni juga adanya rekomendasi dari legislatif untuk melakukan penambahan jumlah tim. Sebab pihaknya menilai, pembentukan tim pansel seleksi dewas dan dirut itu terkesan kurang serius. Maka tim pansel harus ditambah dari kalangan tokoh masyarakat, akademisi atau dari kalangan wakil rakyat setempat.

“Jika jumlah tim pansel ini ditambah, diharapkan dapat meminimalisir hal yang tidak diinginkan, seperti adanya unsur nepotisme dan semacamnya, yang jelas kami akan evaluasi terus,” terangnya.

Sementara itu, Anggota Tim Pansel Yazid Solihin menerangkan, saat ini proses seleksi sudah memasuki tahapan penentuan oleh kuasa pemilik modal (KPM) yakni bapak Bupati Sampang.

Lanjut dia, dari tujuh orang peserta yang mendaftar Dirut Pudam Trunojoyo itu, ada dua peserta yang dinyatakan gugur, jadi tinggal lima orang. Untuk dua orang yang digugurkan oleh tim pansel itu, penyebabnya karena yang bersangkutan melebihi batas usia, untuk satunya karena administrasinya kurang lengkap, makanya tidak diluluskan.

“Sebenarnya sudah saya sampaikan semua kepada pak dewan, mulai dari awal tahapan proses seleksi ini sampai sekarang, proses seleksi masih terus berjalan dan kita sudah melaporkan kepada kuasa pemilik modal,” tukas pria ini yang sekaligus menjabat sebagai Plt Dirut Pudam Trunojoyo. (sub/mam)

Komentar

News Feed