oleh

Pembuatan KIA Tidak Maksimal, DPMD Sebut Butuh Peran Pemdes

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Pembuatan kartu identitas anak (KIA)  di Kabupaten Sampang tidak maksimal. Salah satu indikasinya, akibat mewabahnya Covid-19. Sehingga, untuk melaksanakan sosialisasi maupun perekaman tidak optimal. Hal ini diungkapkan, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang, Edi Subianto, Kamis (18/02/2021).

Menurutnya, dari tahun 2019 hingga 2021 ini, masih 29.567 kartu yang sudah tercetak. Jumlah tersebut, memang tidak sebanding dengan jumlah penduduk dibawah umur 17 tahun. Per Desember 2020 kemarin, jumlah penduduk di bawah 17 tahun mencapai 264.415 jiwa.

“Ya, Karena memang terkendala Covid-19. Kami tidak bisa pergi ke sekolah untuk malukan penjemputan siswa,”

Pihaknya menegaskan, pelayanan terhadap pembuatan KIA tetap dilaksanakan. Hanya saja, tidak begitu getol sebelum Covid-19 terjadi. Menurutnya, pelayanan pembuatan kartu KIA saat ini, ketika ada warga yang hendak membuat akte kelahiran dibawah 17 tahun. “Biasanya banyak warga yang membuat akte kelahiran, sekaligus memproses kartu KIA,” tegasnya.

Edi Subianto berinisiatif, desa nantinya juga akan berperan memberikan pelayanan pembuatan kartu KIA. Sehingga, keoptimalan pembuatan kartu tersebut bisa teratasi dengan mudah. Sebab, adanya identitas sangat penting bagi penduduk.

“Untuk mencapai target, perlu adanya peran desa. Karena untuk mencapai target sesuai data, per bulan harus mencetak 2 ribu KIA,” jelasnya.

Data pada kartu KIA  lebih lengkap daripada kartu tanda penduduk (KTP). Sehingga, pemahaman masyarakat tentang KIA sangat penting. Dengan demikian,  harus ada dorongan dari pemerintahan desa (pemdes) untuk menginformasikan tentang kepemilikan KIA.

“Tahun 2019 jumlahnya 10.887 jiwa, 2020 jumlahnya 16.896 jiwa, dan 2021 ini 1.811 jiwa. Secara keseluruan KIA itu tercatak 29.567 jiwa,” pungkasnya. (mal/ito)

KIA tercetak

2019= 10.887

2020= 16.896

2021= 1.811

Jumlahnya (29.567)

Pendudukan dibawah 17 tahun = 264.415 jiwa.

Komentar

News Feed