Pemdes Gedang-Gedang Yakinkan bahwa APBDes Bersumber dari Aspirasi Warga

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) ANTUSIAS: Pemdes Gedang-Gedang menggelar musdes untuk membahas RKPDes untuk APBDes tahun 2022.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Pemerintahan Desa Gedang-Gedang menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk tahun 2022.

Dalam kegiatan yang berlangsung di kantor desa, Kamis (26/8/2021) tersebut, dihadiri pula oleh pelaksana tugas (Plt) camat Batuputih, kepala Desa (Kades) Gedang-Gedang, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), sekretaris desa (sekdes), pendamping desa (PD) dan  seluruh kepala dusun (kadus), RT RW, serta tokoh masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Plt Camat Batuputih A Mujib berharap, Musdes tersebut sebagai instrumen kinerja perangkat desa dalam mengukur efektivitas pelaksanaan kegiatan. Instrumen itu nanti tertuang dalam rencana anggaran pendapatan dan belanja desa (RAPBDes).

“Ya harapannya RKP desa ini sebagai perencanaan tahunan untuk mencapai tujuan akhir yang ditetapkan dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa) sehingga harapannya bisa bisa terealisasi pada tahun 2023,” katanya, Kamis (26/8/2021).

Sementara itu, Sekdes Desa Gedang-Gedang Asnawi mengatakan, musdes RKPDes untuk tahun 2022 ini untuk menampung aspirasi masyarakat yang diakomodir dan disusun dengan tujuan sebagai kerangka acuan bagi pemerintah desa dalam menyusun program dan kegiatan tahun 2022.

Dia juga memaparkan, kegiatan fisik dan non fisik dipastikan sama-sama ada, namun ada skala prioritas, sebab disesuaikan dengan pagu anggaran yang ada yakni sekitar Rp1 miliar.

“Untuk menampung segala usulan itu nanti selain dari sumber APBDes mungkin nanti akan dicarikan terobosan, misalnya musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrenbangdes) atau bisa dengan gotong royong,” papar Asnawi.

Karena pada dasarnya, musdes bertujuan untuk mewujudkan APBDes tahun 2022 nanti seperti yang diusulkan oleh masyarakat yang telah ditetapkan dalam RPJM Desa. Sebab tidak mungkin anggaran tanpa direncanakan terlebih dahulu.

“Tetapi yang direncanakan tidak harus terealisasi semua, sesuai dengan adanya anggaran, tetapi poin RKPDes ini menampung aspirasi masyarakat, sebagai dokumen perencanaan yang memuat pokok-pokok kebijakan pembangunan desa dan mengarahkan pada visi dan misi desa,” pungkasnya. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *