oleh

Pemeriksaan Swab di Pamekasan Tidak Penuhi Standar WHO

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Akurasi penentuan setiap orang terpapar coronavirus disease 2019 atau Covid-19 bisa dilakukan dengan melakukan tes swab. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Slamet Martodirdjo (RSUD SMart) Pamekasan dr. Syaiful Hidayat.

Menurutnya, manusia bisa terlihat terpapar Covid-19 atau tidak dapat diketahui dengan hasil pemeriksaan swab. Namun dalam pelaksanaannya, pemeriksaan swab harus dilakukan dengan standar yang sudah ditetapkan oleh WHO, yaitu swab dilakukan kepada 1.000 per 1 juta orang di setiap daerah.

Dengan begitu maka akan cepat diketahui berapa jumlah masyarakat dalam setiap daerah tersebut yang terpapar Covid-19. Karenanya, menurut Syaiful, setiap daerah yang memiliki kasus Covid-19 rendah tidak bisa dipastikan apakah aman dari Covid-19 atau tidak.

Sebab hal itu bergantung pada seberapa sering dilakukan pemeriksaan swab. Bahkan dia menyebutkan, jika tidak dilakukan pemeriksaan maka wajar jika tidak ada yang terkonfirmasi terinfeksi Covid-19, karena memang tidak diperiksa.

Menurutnya, Kabupaten Pamekasan tidak bisa disimpulkan aman dari Covid-19 meski saat ini Pamekasan sudah zona kuning. Sebab, pemeriksaan swab yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan WHO, yaitu 1.000 per 1 juta orang.

“Pamekasan belum bisa melakukan swab dengan standar itu, di Indonesia hanya ada lima provinsi yang sesuai standar WHO,” tukasnya.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Achmad Marsuki membenarkan anggapan tersebut, sebab menurutnya ada dua sasaran dalam setiap pemeriksaan swab yang dilakukan, yaitu sasaran sesuai proyeksi dan sasaran epidemiologi.

Dia menjelaskan, kedua sasaran tersebut, sasaran proyeksi itu artinya berdasarkan perhitungan secara matematika. Sementara sasaran epidemiologi itu maksudnya sasaran berdasarkan indikasi.

“Ya, memang ada sasaran proyeksi, ada sasaran epidemiologi,” ulasnya. (ali/pin)

Komentar

News Feed