Pemerintah Desa Pragaan Daya Sumenep Realisasikan PTSL 304 Sertifikat Tanah

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) M IMRAH: Kepala Desa (Kades) Pragaan Daya.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Pentingnya legalitas tanah masyarakat, Pemerintah Desa (Pemdes) Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan mulai menyerahkan 304 sertifikat tanah kepada masyarakat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Pada tahun 2021 sebanyak 6.040, Desa Pragaan mendapat kuota PTSL. Dari kuota itu, 304 sertifikat tanah  telah terbit dan diberikan kepada masyarakat di balai desa setempat.

Kepala Desa (Kades) Pragaan Daya M. Imrah menyampaikan, agar masyarakat setempat tidak sungkan dalam mendaftarkan legalitas tanahnya. Apalagi desanya saat ini mendapatkan kuota yang sangat banyak, sehingga sayang jika kesempatan tersebut diabaikan masyarakat.

“Jadi kami menghimbau kepada masyarakat agar yang belum mendaftar segera mendaftar, program PTSL sangat penting untuk masa depan tanah. Sebab sertifikatnya bisa difungsikan, artinya tanahnya lebih bernilai jika sudah disertifikat,” kata Imrah. Minggu (4/7/2021).

Dia juga berterima kasih kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan juga kepada anggota DPRD Sumenep Daerah Pemilihan (Dapil) III, M. Ramzi, yang telah mem-back up kebijakan PTSL tersebut, hingga program terlaksana dengan baik, serta memberikan manfaat bagi warga.

Dari jumlah kuota yang ditentukan, saat ini sudah ada 4 ribu lebih yang diajukan ke BPN Sumenep. Dia menegaskan, masyarakat juga diharapkan sigap merespon program tersebut yakni dengan segera mengajukan tanah-tanahnya yang belum disertifikat.

“Terima kasih kepada BPN serta anggota dewan atas dukungan program PTSL ini, dan semoga bermanfaat bagi warga Pragaan Daya,” imbuhnya.

Pihaknya meminta, tokoh masyarakat dan pemuda mendukung penuh program sertifikasi tanah ini bagi warga, tidak semata agar warga memiliki sertifikat, melainkan untuk perbaikan administrasi tanah di desa makin tertib dan rapi.

“Program ini sangat bermanfaat bagi warga sehingga tanahnya tersertifikasi, sedangkan bagi kami kami pemerintah desa administrasi tanah desa makin tertib dan rapi,” ungkap Imrah.

Dia menambahkan, program ini juga disebut sebagai upaya dirinya memajukan desa dengan mendukung program nasional sertifikasi tanah warga, serta untuk menyejahterakan warga. Dengan sertifikat tanah, warga bisa mengakses permodalan di perbankan untuk memajukan ekonominya sehingga kesejahteraan meningkat.

“Bisa dijadikan jaminan sertifikatnya, dan itu memang ada programnya,” pungkasnya. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *