Pemkab Ancam Cabut Izin Investor yang Tidak Kooperatif

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) LEBIHI TARGET: BKPSDM Pamekasan mencata untuk capaian investasi per triwulan ke-II sebanyak Rp117,6 miliar.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) Pamekasan mengancam akan mencabut izin dari usaha investor yang tidak melakukan Laporan Kegiatan Penanaman modal (LKPM) selama 3 kali berturut-turut. Karena hal tersebut merupakan aturan yang menjadi pedoman investor di Pamekasan.

Kendati demikian, capaian investasi pada triwulan ke-II sebanyak Rp117,6 miliar dari total target yang dipatok Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yaitu sebesar Rp30,1 miliar.

Bacaan Lainnya

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Permodalan Ummi Fariqoh, pencabutan izin dari pengusaha yang sudah berinvestasi di Pamekasan tidak semerta-merta, artinya melalui prosedur yang telah ditentukan. Artinya jika tidak melaporkan pada pada triwulan I akan diberi surat peringatan, kemudian jika sudah dua kali, akan ada peringatan melalui surat resmi. Terakhir, jika sudah 3 kali berturut-turut, maka akan dicabut izinnya.

“Ketika peringatan ketiga sudah tidak dilaksanakan, maka perusahaan itu akan ditutup usahanya,” paparnya, kamis (28/7/2021).

Namun sejauh ini, untuk memaksimalkan capaian investasi, pihaknya turun langsung menghadapi pemilik usaha untuk memberikan penyuluhan dan bimbingan dalam membuat LKPM. Sehingga pada saat ini, per triwulan ke-II untuk capaian investasi sudah melebihi target yang tertuang di RPJMD, dengan rincian; triwulan I mencapai Rp56,7 miliar, sedangkan untuk triwulan ke-II mencapai 60,8 miliar; totalnya mencapai 117,6 miliar.

“Kami mengadakan inisiatif untuk turun langsung ke perusahaan untuk memberikan bimbingan pengawasan, pemantauan, dan pembinaan, sekaligus mendampingi mereka untuk membuat LKPM,” ulasnya. (rul/maf)

Data Investasi dan Nilai Realisasi Investasi Pamekasan

Tahun Investor masuk (OSS)                          Investasi (OSS)                       Realisasi Investasi (LKPM).

2019    1485                                                    Rp1,9 T                                   Rp13,3 M

2020    2590                                                    Rp3 T                                      Rp18,6 M

2021    1443                                                    Rp7,3 M                                   Rp117,6 M  (Per 30 Juni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *