Pemkab Bangkalan Belum Bisa Penuhi Tuntutan Jaminan Sembako di Rumah Karantina

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) DIRAWAT: Petugas yang berjaga di rumah karantina BPWS Suramadu sisi Bangkalan memantau pasien.

KABARMADURA.ID, BANGKALANTuntutan pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG) yang dikarantina di gedung BPWS Suramadu sisi Bangkalan, direspon Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan dengan meninjau langsung penanganannya di lokasi tersebut.

Dari hasil pantauannya, Ketua Komisi D Nur Hasan mengungkapkan perlunya jaminan sembako bagi keluarga pasien dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan agar segera bisa merumuskan pembiayaan ataupun penanganan untuk kebutuhan sembako,” terang Nur Hasan yang ditujukan kepada bupati Bangkalan dan gubernur Jawa Timur.

.Jaminan sembako juga diminta dialokasikan untuk pasien yang melakukan karantina di rumah atau isolasi mandiri (isman). Sembako yang dimaksud seperti beras, minyak goreng dan gula. “Penanganan sembako terhadap dampak pada pasien yang menjalani isolasi. Karena sebagian pasien ini juga bertugas menjadi kepala keluarga,” terangnya.

Mengenai permintaan tersebut, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Wibagio Suharto mengatakan, untuk jaminan sembako bagi pasien OTG di BPWS Suramadu sisi Bangkalan belum ada kebijakan baru dari Pemkab Bangkalan.

“Belum ada, kurang tahu nanti. Kalau bantuan sembako dari provinsi (Pemerintah Provinsi Jawa Timur, red) sudah turun,” jelasnya.

Bantuan itu, kata Wibagio, berupa paket sembako dan masker dan diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan. Berdasarkan data yang dihimpun Kabar Madura, diketahui bantuan tersebut sebanyak 100 paket sembako, termasuk bantuan lain untuk penanganan Covid-19 di Bangkalan.

“Beras sama masker. Teknisnya di BPBD karena diterima langsung dari pemprov,” kata Wibagio. (ina/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *