oleh

Pemkab Bangkalan Berdalih Anggaran, Pelaksanaan SKB CPNS Nebeng Pemprov

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Pelaksanaan tes seleksi kompetensi bidang (SKB) untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 di Bangkalan akan segera digelar. Tetapi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan tidak bisa melaksanakan tes itu secara mandiri. Akhirnya, pelaksanaan tes SKB CPNS 2019 harus nebeng dengan fasilitas dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

Pelaksana tugas (Plt) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan Roosli Soelihariyono beralasan, anggaran yang dibutuhkan cukup besarmembuat Pemkab Bangkalan belum mampu melaksanakan tes SKB secara mandiri.

“Sedangkan kami tidak punya anggaran sebesar itu, kami tahun ini hanya mampu menyediakan anggaran Rp300 juta,” ungkapnya.

Dia mengatakan, untuk bisa melakukan tes SKB CPNS, Pemkab Bangkalan setidaknya harus menyediakan dana sebesar Rp2 miliar. Sedangkan, anggaran yang ada saat ini hanya mampu untuk biaya akomodasi para peserta CPNS 2019 yang akan mengikuti kegiatan tersebut.

“Makan, transport akan kami sediakan dari sini. Tapi peserta ikut tesnya langsung ke pusat ikut Pemprov Jatim, di BKN Surabaya,” ujarnya.

Masih menurut Roosli, pelaksanaan tes SKB untuk Bangkalan dijadwalkan pada tanggal 23 dan 24 September mendatang. Totalnya, ada 570 peserta yang akan mengikuti pelaksanaan itu. Mereka akan memperebutkan 297 kursi atau kuota sebagai pegawai negeri sipil yang diberikan pemerintah pusat. Rinciannya, yaitu 196 tenaga pendidik, 36 tenaga kesehatan dan 65 kursi bidang teknis.

“Pelaksanaan tes SKB ini nanti teknisnya seperti apa akan kami segera informasikan kepada peserta. Nanti semua peserta akan kami kumpulkan dan berangkatkan secara bersama-sama dari kantor BKPSDA Bangkalan,” terangnya.

Sedangkan, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDA Bangkalan Novi mengatakan, pendaftaran ulang sudah dilaksanakan sejak tanggal 1 sampai 7 Agustus 2020 lalu. Dari 570 peserta itu, semuanya telah melakukan daftar ulang tes SKB dan tidak ada yang tidak melakukan daftar ulang.

“100 persen semuanya sudah melakukan daftar ulang,” paparnya.

Novi berharap, semua peserta mempersiapkan diri sebaik mungkin. Sebab, selain belajar juga menjaga kondisi tubuh agar tetap sehatdan bugar. Dimana pelaksanaan tes itu akan menerapkan protokol kesehatan.

“Yang paling penting dan utama jaga kesehatan jaga imun tubuh karena wabah ini belum berakhir dan pelaksanaan yang pastinya tetap menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.(ina/mam)

Komentar

News Feed