oleh

Pemkab Bangkalan Canangkan Inpres No 6 Tahun 2020

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggelar acara pencanangan pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan. Acara tersebut digelar bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangkalan, Senin (24/8/2020) di Pendopo Agung, Bangkalan.

Pencanangan itu digelar dengan ditandai penyematan rompi oleh Forkopimda kepada relawan. Dalam acara tersebut turut hadir bupati Bangkalan, wakil bupati Bangkalan, komandan Kodim (Dandim) 0829 Bangkalan, kapolres Bangkalan, ketua DPRD Bangkalan, sekda Bangkalan, para relawan dan sejumlah perangkat daerah lainnya.

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengatakan, Inpres 6/2020 ini sebagai acuan dalam penegakan kedisiplinan protokol kesehatan. Sehingga nantinya masyarakat diharapkan lebih disiplin dalam mematuhi anjuran protokol kesehatan.

“Ini sebagai bentuk respon Inpres Nomor 6 Tahun 2020 itu melalui Perbup Nomor 63 Tahun 2020 yang nantinya berisi upaya perlindungan masyarakat serta peningkatan kedisiplinan masyarakat,” ujarnya.

Pimpinan daerah yang akrab disapa Ra Latif  itu mengatakan, dalam perbup itu akan ada sanksi yang diberlakukan pada pelanggar protokol kesehatan. Baik perorangan atau pada pelaku usaha. Sanksi tersebut, kata dia, akan diterapkan bertahap, mulai teguran lisan hingga tertulis hingga sanksi sosial.

“Seperti membersihkan tempat umum. Pada pelaku usaha, akan kami berlakukan sama mulai teguran lisan, tertulis hingga pencabutan izin usaha sementara,” jelasnya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Bangkalan itu berharap, melalui perbup protokol kesehatan agar diperhatikan dan diterapkan bersama masyarakat. Melalui inpres itu  juga, dia meminta, ada sinergisitas antara Pemkab dan Polres Bangkalanserta unsur TNI, forkopimda dan masyarakat Bangkalan dalam mencegah penularan Covid-19 dan penegakan kedisiplinan protokol kesehatan.

“Nantinya akan dibahas secara bersama-sama dengan instansi terkait seperti kepolisian dan TNI,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menegaskan, akan siap menegakkan aturan melalui inpres tersebut. Pihaknya akan terus mendorong perbup itu untuk diterapkan melalui penegakan hukum yang bekerja sama dengan TNI, Satpol PP Bangkalan.

“Dengan adanya Inpres ini penegakan hukum bagi protokol kesehatan semakin terarah dan kian ditingkatkan,” terangnya.

Pihaknya juga bersedia berjalan beriringan bersama-sama dengan pemkab dan TNI dalam penegakan protokol kesehatan sesuai Inpres No 6 Tahun 2020 di Kabupaten Bangkalan. Selain itu, berdasarkan hasil kajian epidomologi, dia telah menetapkan daerah yang akan menjadi sasaran penegakan hukum.

Satgas yang telah dibentuk akan dipusatkan di 3 wilayah yang telah ditentukan berdasarkan analisis dan epidemiologi. Dikatakannya, sementara ini, tiga kecamatan atau wilayah yang menjadi atensi pendisiplinan protokol kesehatan, yakni Kecamatan Bangkalan, Burneh dan Kamal.

“Sedangkan di Kecamatan Bangkalan ada tiga kelurahan yang menjadi acuan diantaranya, Kelurahan Pangeranan, Pejagan dan Mlajah,” tegasnya.(ina/mam)

Komentar

News Feed