Pemkab Belum Antisipasi Kenaikan Iuran BPJS

  • Whatsapp
BELUM IDEAL: Petugas BPJS Kesehatan nampak sibuk di kantornya di Jalan Raya Panglegur KM 2, Kabupaten Pamekasan.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Rencana kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  (BPJS) lebih-lebih khusus Penerima Bantuan Iuran (PBI) dengan biaya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) belum diantisipasi Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sumenep.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep Edy Rasyadi mengatakan, pihaknya masih belum mengambil sikap terhadap isu kenaikan iuran BPJS, tetapi pihaknya telah melakukan rapat bersama dengan pihak perwakilan BPJS Madura.

“Jadi rapat kemarin memang ada rencana kami terutama yang kesehatan, tapi sampai sekarang kita masih menunggu hasil dari kenaikan itu,” katanya, Senin (16/9).

Namun, jika nantinya kenaikan itu sudah menjadi keputusan resmi, pihaknya akan berusaha melakukan yang terbaik untuk masyarakat Sumenep, walaupun belum  diketahui dari mana sumber pembiayaan untuk menambal kekurangan iuran BPJS untuk masyarakat miskin tersebut.

Edy juga menjelaskan bahwa terkait program BPJS terutama untuk kesehatan maka pasti ada langkah serius yang akan diberikan kepada masyarakat, tetapi untuk sementara saat ini masih tetap menunggu kevalidan dari rencana pemerintah terkait kenaikan iuran tersebut.

“Kalau memang untuk masyarakat miskin kita, kita akan mencari jalan untuk mengkaver semua masyarakat misikin kita. Makanya kan sementara ini masih belum ada surat lebih lanjut terkait itu, mereka hanya merencanakan, tetapi kan masih belum, kita kan masih menunggu,” imbuhnya.

Sementara ia tetap berharap agar rencana tersebut segera ada kepastian, karena untuk itu memang membutuhkan perhatian serius, sehingga target pelayanan terhadap masyarakat dapat juga menemukan titik terang. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *