oleh

Pemkab Didesak Segera Tangani Masalah Kebakaran Pasar Tanah Merah

Kabarmadura.id/Bangkalan-Insiden kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu di pasar Tanah Merah, Senin (28/10) malam mendapat atensi khusus legisatif. Apalagi sempat terjadi ketegangan antara pedagang dan pihak pemerintah hingga memblokade jalan, Minggu (3/11).

Dalam kesempatan tersebut, Komisi B DPRD Bangkalan ingin memastikan langsung bagaimana kondisi setelah pasca kebakaran tersebut. Fadhur Rosi anggota komisi B mengatakan, setelah kunjungan tersebut, pihaknya mendesak pemerintah kabupaten (Pemkab) Bangkalan untuk segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi pasca kebakaran.

“Saya mendesak pemkab agar segera memberikan bantuan dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi setelah kebakaran tersebut,” ujarnya, Selasa (5/10).

Politikus asal Demokrat ini mengingatkan agar pemkab tidak membiarkan para pedagang untuk berlarur-larut dalam kejadian ini. Dirinya juga menyampaikan, pihak pemkab segera berkoordinasi dan komunikasi dengan Dinas Perdagangan (Disdag) dengan para pedagang yang terkena dampak kebakaran.

“Sebab, para pedagang kebanyakan membangun kios kembali dengan dana pribadi. Saya tidak ingin masalah ini berlarut-larut,” paparnya.

Berdasarkan keterangan Fadhur, dirinya memang sudah berkoordinasi dengan pihak Disdag. Menurutnya, Disdag telah menyiapkan dana tidak terduga sebesar Rp500 juta untuk membantu para pedagang yang kiosnya terbakar.

Untuk itu, dirinya berharap dana ini segera bisa dicairkan agar para pedagang dapat melakukan aktivitasnya kembali. “Ya semoga dalam 10 hari kedepan dana ini segera cair lah. Dananya sendiri diambil dari APBD 2019,” jelasnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan terlihat sudah bergerak. Pihaknya telah membantu pedagang terkena dampak dengan memberikan 200 terpal.

Kepala BPBD Bangkalan Rizal Moris sendiri berharap, dengan adanya bantuan ini dapat dijadikan kios sementara sampai ada pembangunan kios baru. Bantuan tersebut juga merupakan hasil kesepakatan pihak pemkab dengan BPBD Bangkalan sambil menunggu perbaikan.

“Sebagian besar pedagang ingin segera melakukan aktivitas dagang dengan menggunakan material seadanya yaitu bambu. Untuk melindungi para pedagang dari panas dan hujan maka kami bantu pedagang untuk menutupi lapak dagangannya dg menggunakan terpal ukuran 6 × 7 meter,” pungkasnya. (ina/pai)

Komentar

News Feed