Pemkab Habiskan Rp23 M untuk Penanganan Wabah Covid-19

  • Whatsapp
(KM/IMAM MAHDI) HABIS: Penanganan wabah Covid-19 di Sumenep sudah menghabiskan dana Rp23 miliar.

Kabarmadura.id/SUMENEP– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sudah menghabiskan anggaran Rp23 miliar untuk penanganan wabah Covid-19. Anggaran tersebut telah didistribusikan ke lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Kesahatan (Dinkes), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rumah sakit Umum Daerah (RSUD), Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Cipta Karya dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep Yayak Nurwahyudi mengatakan, dana tersebut sudah dicairkan ke masing-masing OPD untuk dibelanjakan kebutuhan penanganan wabah Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Anggaran yang disiapkan pemkab saat ini sudah 25 miliar. Tetapi, sudah habis 23 miliar,” katanya, Minggu (12/4/2020).

Dijelaskan, anggaran yang diambilkan dari Biaya Tidak Terduga (BTT) tersebut masih kurang dalam hal penanganan Covid-19. Oleh karenanya, pemkab saat ini telah membahas refocusing anggaran di setiap OPD.

“Kami bersama sekkab serta OPD lainnya masih membahas anggaran tambahan Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sumenep Edy Rasiadi mengutarakan, pengambilan anggaran dari BTT sudah berdasarkan  ketentuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yakni dalam penanggulangan dan penanganan wabah Covid-19, pemerintah daerah bisa mengambil alokasi dana dari Anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) di APBD.

“Saat ini kami sedang mengaplikasikan ketentuan Kemendagri tersebut,” katanya, Kamis (9/4/2020).

Dijelaskan, anggaran tersebut untuk peralatan sarana dan prasarana kesehatan, termasuk di posko perbatasan.

Ia mengaku, anggaran tersebut sebenarnya masih belum cukup. Untuk itu, pihaknya masih menunggu realokasi anggaran dari perjalanan dinas (perdin) atau refocusing anggaran.

“Kami akan terus melakukan yang terbaik untuk rakyat Sumenep,” tuturnya. (imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *