Pemkab Ingin Jemput Manuskrip Sejarah Sumenep ke Belanda

  • Whatsapp
(KM/IMAM MAHDI) BENDA BERSEJARAH: Pengunjung sedang melihat Manuskrip Alquran di Museum Keraton Sumenep

Kabarmadura.id/Sumenep-Pemerintah Sumenep sedang berusaha mengembalikan sejumlah manuskrip kuno milik Sumenep yang dikabarkan ada di Belanda, diusahakan untuk dijemput dan diletakkan di gedung Arsip Sumenep.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumenep Ahmad Sumenep menyampaikan, pihaknya akan berkunjung ke Belanda guna memastikan keberadaan manuskrip-manuskrip itu sebelum akhirnya diusahakan untuk dibawa pukang ke Sumenep.

Kunjungan ke Belanda direncanakan akan dilaksanakan akhir tahun 2020. Kunjungan itu, kata Masuni tidak hanya pihaknya, melainkan akan datang bersama Bupati Sumenep A Busyro Karim.

Rencana kunjungannya ke Belanda, sudah mulai dipersiapkan sejak saat ini. Sebab misinya, yakni membawa pulang manuskrip-manuskrip itu ke Sumenep dan diletakkan di gedung arsip.

“Manuskrip-manuskrip yang ada di Belanda, misalnya sejarah pegaraman di Kecamatan Kalianget, buku budaya saronin dan budaya lainnya, serta manuskrip al Quran. Kemungkinan juga, arsip sejarah lain ada di Belanda,” katanya, Kamis (16/01).

Tak hanya di Belanda, pihaknya juga berusaha mencari manuskrip-manuskrip lain yang diduga berada di tempat lain. Sehingga benda sarat sejarah Sumenep itu bisa terkumpul di Sumenep.

“Dengan terarsipnya semua buku atau manuskrip, para generasi bisa mengetahui Sumemep melalui manuskrip itu sendiri,” ujarnya. (imd/ong)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *