Pemkab Pamekasam Tidak Jamin 1.023 Poktan Peroleh BL

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) MENUNGGU: Pmerintah Kabupaten Pamekasan masih menunggu kuota penerima BLT khusus petani.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Meski kuota bantuan langsung tunai (BLT) kepada petani yang terdampak wabah Covid-19 untuk Kabupaten Pamekasan belum pasti, namun Dinas Pertanian dan Tanaman Hultikultura dan Perkebunan (Distan PHP) setempat, sudah melakukan pendataan petani yang tergabung dalam 1.023 kelompok tani (Poktan) di 13 Kecamatan.

Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Distan PHP Pamekasan Bambang Prayogi mengaku, pihaknya sudah melakukan verifikasi data pada poktan tersebut. Kendati demikian, pihaknya tidak dapat memastikan seluruh anggota poktan bisa mendapat jaring pengaman sosial (JPS) untuk petani tersebut.

Bacaan Lainnya

Dia memaparkan, secara teknis pemberian BLT kepada para petani senilai Rp600 ribu. BLT tersebut akan dibagi dua, yakni  Rp300 ribu berupa uang tunai, dan Rp300 ribu sisanya berbentuk alat produksi pertanian.

“Itu setiap Poktan anggotanya ada 50 orang, karenanya kami juga belum tahu akan dapat jatah berapa,” terangnya, Senin (11/5/2020).

Sementara itu, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Andi Suparto mengatakan, jika benar petani akan diberikan BLT, data yang digunakan harus sangat akurat agar penyalurannya tepat sasaran. Pendataan harus dilakukan by name by addres, sebab menurutnya, tidak semua ketua Poktan berprofesi sebagai petani.

“Pendataan harus riil, dan valid, jangan hanya berdasarkan data di atas kertas, verifikasi harus secara maksimal, karena tidak sedikit ketua Poktan itu yang bukan petani, banyak ketua poktan yang bukan petani, artinya kalau mau benar-benar membantu petani bukan hanya anggota poktan tetapi benar-benar yang petani,” pungkasnya. (rul/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *