Pemkab Pamekasan Adakan Pelatihan Pembuatan Songkok, Berharap Lahir Wirausahawan Muda


Pemkab Pamekasan Adakan Pelatihan Pembuatan Songkok, Berharap Lahir Wirausahawan Muda
(DOK. DPMPTSP DAN NAKER PAMEKASAN) Peserta pelatihan pembuatan songkok sedang fokus mempraktikkan arahan instruktur, Rabu (28/9/2022).

KM.ID | PAMEKASAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengadakan pelatihan pembuatan songkok nasional di Aula SMK Tanwirul Qulub, Desa Dempo Timur, Kecamatan Pasean. Pelatihan ini dimulai sejak Rabu (28/9/2022) dan direncanakan berakhir pada Senin (12/10/2022) mendatang.

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Hubungan Industri Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Pamekasan Deddy Aryanto mengatakan, pelatihan yang akan berlangsung selama 15 hari ini sebagai satu upaya untuk menekan angka pengangguran.

Menurutnya, pemkab tidak serta merta langsung memilih jenis pelatihan untuk diberikan kepada masyarakat. Melainkan melalui beberapa pertimbangan, termasuk potensi pasar dari produk yang akan dihasilkan.

"Kita tahu, songkok menjadi asesoris yang dibutuhkan oleh para kaum pria," ujarnya kepada KM.ID, Rabu (28/9/2022). 

Selain itu, Deddy menambahkan bahwa songkok akan tetap laku di pasaran. Lantaran target penjualannya jelas, apalagi kalau sudah menjelang Hari Raya Lebaran.

Dia juga meyakini, apabila usaha songkok ini ditekuni dengan baik, maka bukan tidak mungkin akan menyerap banyak tenaga kerja.

"Usaha songkok ini peluang pasarnya sangat baik," imbuhnya.

Lebih lanjut, Deddy menyebutkan, melalui pelatihan ini, pihaknya hendak memberikan edukasi terhadap masyarakat bahwa pekerjaan bisa diciptakan melalui keterampilan kerja yang terus diasah.

"Semoga dengan adanya pelatihan ini menjadi perantara bangkitnya ekonomi masyarakat dan bermunculan wirausahawan muda," pungkasnya.

Reporter: M. Arif

Redaktur: Sule Sulaiman