Pemkab Pamekasan Akan Gandeng Penegak Hukum Tindak Tegas Pengecer Premium Jeriken

  • Whatsapp
(KM/ ALI WAFA) KOSONG: Sejak beberapa hari terakhir ketersediaan BBM jenis premium di sejumlah SPBU Pamekasan sering kosong.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Penyebab sering kosongnya bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pamekasan, lantaran  banyaknya pengecer yang membeli dengan kapasitas besar menggunakan jeriken.

Padahal, sesuau dengan amanah Peraturan Presiden Nomor 191/2014, setiap SPBU dilarang untuk menjual premium dan solar kepada warga menggunakan jeriken dan drum untuk dijual kembali ke konsumen.

Menyikapi hal itu, Kepala Bagian Administrasi dan Perekonomian Sekretariat Kabupaten (Setkab) Pamekasan Fathorrahman mengatakan, pihaknya berencana akan menggandeng pihak  berwajib untuk memberikan tindakan tegas kepada para pengecer BBM jenis premium menggunak jeriken.

Terlebih menurut dia, selama ini baik SPBU maupun pengecer BBM yang menggunakan jeriken, kerap kali tidak mengindahkan aturan terkait larangan mengecer dengan jumlah yang besar untuk kemudian dijual kembali pada konsumen.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak berwajib, dengan polres, dengan satpol PP juga, akan kami beri tindakan tegas jika masyarakat tetap tidak mengindahkan larangan ini,” ujarnya, Minggu (15/3/2020).

Terpisah, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan Kusairi mengatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat dengan berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan.

Sosialisasi itu nantinya kata Kusairi, akan berisikan tentang larangan pembelian BBM jenis premium menggunakan jeriken dengan jumlah besar. Dengan sosialisasi itu, pihaknya berharap masyarakat tidak terkejut jika pihaknya melakukan penertiban bagi yang terbukti melakukan pelanggaran tersebut.

“Jika sudah kami lakukan sosialisasi tapi mereka tetap tidak mengindahkan, maka kami akan bertindak tegas dengan melakukan penertiban,” tegasnya. (km53/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *