oleh

Pemkab Pamekasan Akan Usulkan Penambahan Kuota BBM

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mengusulkan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) di tahun 2021. Penambahan tersebut, dari 110.870 kilo liter menjadi 121.956 kilo liter. Hal ini diungkapkan, Kepala Bagian (Kabag) Administrasi dan Perekonomian Sekretariat Kabupaten (Setkab), Sri Puji Astutik, Rabu (18/11/2020).

Berdasar rinciannya,  86.478 kilo liter premium dan 35.478 kilo liter solar, jumlah tersebut lebih besar dari kuota tahun 2020. Menurutnya, dengan penambahan kuota tersebut tidak terjadi lagi antrian panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).  Namun demikian, atas segala pelanggaran yang kerap terjadi di sejumlah SPBU menjadi tugas dari tim pengawas.

Tim itu terdiri dari pihak kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Pertanian (Dispertan). Mereka akan memantau setiap kecurangan yang terjadi di sejumlah SPBU. “Kami selalu berkoordinasi, dan terkadang melakukan pemantauan langsung,” ungkapnya.

Terpisah, Section Head Communication & Relations MOR V PT. Pertamina, Ahad Rahedi mengaku hanya sebagai pelaksana kebijakan. Sedangkan, kebijakan tersebut ditentukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Ekonomi Sumber Daya Manusia (ESDM) ke Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas.

Menurutnya, jika kuota tersebut tidak cukup, maka pemkab bisa mengajukan permintaan penambahan kuota kembali kepada BPH Migas. Jika disetujui, pihaknya akan mendistribusikan BBM ke daerah setempat. “Kami menunggu arahan, seperti apa kebijakannya. Nanti kami akan menerima penugasan untuk disalurkan ke masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Moh. Ali, meminta pemerintah pusat untuk memikirkan ulang, jika terdapat rencana penghapusan BBM jenis premium. Pasalnya, premium telah banyak membantu masyarakat karena harganya lebih terjangkau.

“Kalau dihapus antisipasinya apa. Harus dipikirkan juga itu dampaknya apa,” responnya. (ali/ito)

Komentar

News Feed