Pemkab Pamekasan Bakal Persembahkan Penampilan Perdana Mars Pamekasan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) PERSIAPKAN: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam memantau latihan anggota paduan suara MTQ Jatim XXIX di Pendopo Agung Ronggosukowati, Pamekasan, Senin (26/10/2021).

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Jawa Timur (Jatim) XXIX akan sangat menarik. Pemkab Pamekasan sebagai tuan rumah, menjadikan momentum itu untuk merilis Mars Pamekasan.

Rencananya, Mars Pamekasan akan dibawakan oleh 60 orang siswa yang tergabung dalam paduan suara.  Rilis tersebut sekaligus menjadi tampilan perdana lagu tersebut di publik. 60 siswa tersebut merupakan kelompok paduan suara dari SMAN 1 Pamekasan.

Menurut Wedia Pratopo, salah seorang guru Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pamekasan, lirik lagu Mars Pamekasan diciptakan sendiri oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan dirinya.

Sedangkan 60 siswa anggota paduan suara tersebut, sudah berlatih dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Karenanya, Wedia optimis, Mars Pamekasan akan dibawakannya dengan baik dan bagus saat tampil di pembukaan MTQ Jatim tersebut.

“Paduan suara akan dibagi 3 suara, yaitu suara sopran, ada suara alto dan suara tenor,” paparnya, usai latihan di Pendopo Agung Ronggosukowati, Selasa (26/10/2021).

Sepanjang yang dia tahu, belum pernah ada  Mars Pamekasan di kabupaten yang berjuluk Gerbang Salam ini. Karenanya, tegas Wedia, inisiasi dari Bupati Pamekasan Baddrut Tamam itu perlu diapresiasi.

Dalam lirik  mars tersebut, terkandung tentang misi dan misi Pamekasan ke depan.

“Jadi yang membuat liriknya itu saya dengan pak bupati, kemudian saya aransemen dengan pak Joni (musisi yang kini mengajar musik di SMAN 1 Pamekasan), karena selama ini belum ada lagu mars di Pamekasan. Kalau saya ihat, baru kali ini terpikirkan lagu mars Pamekasan,” ungkap Wedia.

Saat pembukaan MTQ Jatim XXIX nanti, paduan suara dari SMAN 1 Pamekasan itu juga akan menyanyikan beberapa lagu berbeda, termasuk lagu Indonesia Raya, mars MTQ dan  mars Pamekasan.

“Harapan kami, semoga lagu mars ini tetap terpakai, karena daerah lainnya sudah mempunyai mars,” pungkas Wedia.

Reporter: Khoyrul  Umam Syarif

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *