oleh

Pemkab Pamekasan Canangkan 10 Program Prioritas

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Berdasarkan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023  yang telah ditetapkan, ada beberapa agenda pokok yang akan menjadi program ke depan.

Program yang dicanangkan tersebut sudah hasil dari fasilitasi dan evaluasi dengan provinsi yang juga telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) melalui Subbid Perencanaan dan Pendanaan, Vendhy Christyawan mengatakan, ada 10 agenda pokok yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. ”Selama 5 tahun ke depan ini, dalam rumusan RPJMD, sudah ditetapkan, ada 10 agenda pokok pembangunan, yang ke depan kita sebut prioritas pembangunan kita,” tuturnya.

Adapun 10 program prioritas pokok pembangunan itu adalah program anak cerdas dan pintar (ACAR) di bidang pendidikan; kesehatan gratis (SEHATI) di bidang kesehatan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, serta olahraga; desa cerdas dan mandiri (DESA CERMAT) yang fokus di bidang pemberdayaan masyarakat dan desa; infrastruktur jalan dan jembatan (RUJAK COREK) di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang; satu tangki truk air dan jaringan air minum desa (STRUNGKING DESA) dari perumahan rakyat dan kawasan pemukiman; kesejahteraan guru honorer, guru ngaji, penjaga makam, penggali kubur, modin  dan kader posyandu(TEKKER PADAM) dalam bidang sosial; pembinaan sepuluh wirausaha baru dan calon pengusaha baru, (SAPU TANGAN BIRU) dalam bidang ketenagakerjaan  dan penanaman modal; pemerintah bersih dan pelayanan prima (KREPEK TETTE) fokusnya otoda, pemerintahan umum, pengawasan, administrasi keuangan daerah, perangkat daerah kepegawaian dan persandian; perijinan dan administrasi kependudukan cepat & gratis berbasis IT (JIDULASIS) urusan dari administrasi kependudukan dan pencatatan sipil serta komunikasi dan nformatika; serta agenda yang trakhir adalah petani dan nelayan sejahtera dan gembira (TANEAN LANJENG) yaitu di bidang pertanian.

Program tersebut sudah dilakukan singkroniasi dan sinergitas pembangunan di tingkat provinsi dan nasional.

“Terkait program prioritas di tahun 2019, sebagaimana pembangunan nasional, pembangunan daerah harus melakukan sinkronisasi dan sinergitas pembangunan, baik di tingkat provinsi, maupu  nasional,” tuturnya lebih lanjut.

Mengenai  jumlah anggarannya, dia enggan untuk menyebutkan karena ada dinas lain yang menanganinya.

“Terkait berapa anggaranya sudah tercantum di APBD. APBD ini nanti bisa klarifikasi ke badan keuangan daerah,” pungkasnya. (km47/pai)

Komentar

News Feed