Pemkab Pamekasan Intens Rembukkan Penanganan Stunting dengan Banyak Pihak

News199 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar rembuk stunting untuk bisa terus ditekan prevalensinya. Kegiatan digelar di Ballroom Hotel Cahaya Berlian Pamekasan, pada Selasa (11/4/2022).

Kegiatan yang mengambil tema Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting tersebut dibuka langsung oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, yang diwakili oleh Asisten Bupati Pamekasan Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Didik Hariyadi.

Hadir pula Perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pamekasan, kepala organisasi perangkat daerah  (OPD), dan kepala pusat layanan kesehatan (puskesmas) se-Pamekasan, serta lainnya, dengan total undangan yang hadir sebanyak 100 orang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Pamekasan dr. Hendarto mengatakan, komitmen bersama dalam rangka percepatan penurunan stunting  perlu terus digalang.

Baca Juga:  Empat Lahan Disiapkan, Sekolah Rakyat Pamekasan Segera Dibangun

Menurut Hendarto, dalam penangannya perlu perhatian semua pihak. Namun tetap berdasar pada Keputusan Bupati Pamekasan Nomor 188/239/432.013 Tentang Penetapan Lokus Stunting Tahun 2023.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Tujuannya untuk menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan penurunan stunting,” paparnya, Selasa (11/4/2023).

Diakuinya, pada 2021, angka stunting Pamekasan berada di 38,71 persen. Sedangkan pada tahun 2022 bisa turun menjadi 8,10 persen. Hal itu berdasar hasil survei tim Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Namun dengan pencapain itu tidak lantas puas. Sebab, dia menginginkan Pamekasan bisa zero stunting.

“Kami memiliki tim pendamping keluarga, diarahkan ke arah pencegahan, stunting ini bisa dicegah manakala tidak ada kasus baru, kalaupun ada kasus yang lama ditangani, siapa yang menangi ya tim kita, di antaranya dinas kesehatan dan kami,” tuturnya.   

Baca Juga:  Rekrutmen CASN 2026 Belum Jelas, Pemkab Pamekasan Masih Tunggu Kepastian Pusat

Dia menjelaskan, kolaborasi semua pihak dalam menekan angka stunting memang diperlukan, karena selaras dengan keinginan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam yang menginginkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat perlu ditingkatkan.

“Rembuk stunting merupakan langkah penting yang harus dilakukan pemerintah untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting,” ujarnya.

Untuk diketahui, setelah rembuk stunting dilakukan, dilakukan penandatangan bersama oleh para undangan yang hadir untuk menggalang komitmen bersama.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif 

Redaktur: Wawan A. Husna

 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *