Pemkab Pamekasan Janji Tuntaskan Smart City Tahun 2020

  • Whatsapp
(KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) BELUM RAMPUNG: Pusat Cyber Park wifi di Are Monumen Arek Lancor menjadi salah satu program Smart City yang dianggarkan Rp10 miliar.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan pernah mnganggaram program Smart City sebesar Rp10 miliar pada tahun 2017 lalu. Namun pada tahun 2019, hanya terserap sekitar Rp2,5 miliar. Sedangkan anggaran total sebesar Rp7.5 miliar, baru akan diselesaikan pada tahun 2020 ini.

Menurut Pelakasana Tugas (Plt) Diskominfo Pamekasan Muhamad, anggaran yang sudah terserap itu, digunakan untuk beberapa infrastruktur pendukung atau berupa sarana, salah satunya adalah pemasangan kabel fiber optik di beberapa lokasi.

Sedangkan rencana realiasi angggaran sisanya yang sebesar Rp7,5 miliar, akan digunakan untuk pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Gedung tersebut, diproyeksikan sebagai pusat kegiatan dan komunikasi berbasis teknologi informasi (TI).

”Smart City sudah dimulai perencanaannya pada tahun 2017, karena ada kendala, maka pelakasanaannya sempat ditunda,” paparnya.

Smart City, rencananya untuk memudahkan jaringan komunikasi antarkantor organisasi pemerintah daerah (OPD) Pamekasan. Total anggarannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan.

Menurut Muhammad, seluruh pembangunan aliran kabel fiber optic sudah terselesaikan.  Sedangkan Diskominfo Pamekasan berperan sebagai pengendali penuh atau server dari jaringan Smart City tersebut.

 “Selama ini, kepentingan OPD menyewa di beberapa tempat, itu nanti bisa disatukan di Kominfo,” jabarnya.

Salah satu contoh kecilnya yang akan terjadi dalam aplikasi Smart City adalah, jika nantinya bupati Pamekasan ingin mengadakan video conference dengan setiap OPD, dapat difasilatasi dengan jaringan yang akan terbentuk. (rul/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *