Pemkab Pamekasan Kembangkan WUB dengan Menggelar Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Digital 

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) TETAP TAATI PROKES: Peserta pelatihan kewirausahaan berbasis digital diwajibkan rapid antigen sebelum mengikuti pelatihan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan  bekerja sama dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan (BPSDMP) Kominfo Surabaya mengadakan pelatihan wirausaha berbasis digital. Pelatihan yang diikuti 300 orang itu bertujuan agar para peserta bisa memanfaatkan teknologi kekinian untuk memperluas pemasaran.

Kepala Bidang Pengelola Media dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Pamekasan Arif Rachmansyah mengungkapkan, bahwa nama pelatihannya ialah Digital Entrepreneurship Academy (DEA), yang terdiri dari 2 jenis pelatihan. Yaitu bagaimana memulai usaha secara digital dan pelatihan keuangan digital.

“Di masa pandemi dengan ruang gerak terbatas, daya beli masyarakat menurun. Dengan mengikuti pelatihan, bisa menciptakan peluang pasar baru secara digital, sehingga ekonominya bisa stabil, dan terus meningkat,” paparnya, Senin (20/9/2021).

Ia juga  menjelaskan, dari 300 orang tersebut, sebanyak 150 orang telah dilatih pada tahun 2020. Sedangkan, 150 sisanya akan mengikuti pelatihan secara tatap muka, yaitu dengan dibagi menjadi 6 kelas secara offline. Per kelasnya terdiri dari 25 orang. Pelatihan berlangsung selama 2 hari, mulai tanggal 21 sampai 22 September 2021.

“Dengan adanya pelatihan ini, ada akselerasi di perputaran cash flow keuangan dari wirausaha baru (WUB). Mereka yang sudah memproduksi barang. Semakin cepat terjual, maka perputaran uangnya semakin besar, keuntungan dan kesejahteraan ekonominya diharapkan lebih baik lagi,” ulasnya.

Pria yang sering disapa Arif itu menargetkan, Pamekasan menjadi pionir percepatan usaha melalui digital dengan memperbanyak pelatihan digital.

Ia juga menyebutkan, dari kuota 150 peserta pelatihan, pendaftarnya melebihi 200 orang. Sehingga, peserta yang tidak tertampung dijanjikan untuk diikutkan  pelatihan secara online.

“Rencananya juga akan dilaksanakan secara online untuk menampung cadangan-cadangan yang sekarang tidak masuk. Kemungkinan dilaksanakan pada bulan November dengan jumlah peserta yang lebih banyak,” ungkap Arif.

 

REPORTER: Khoyrul Umam Syarif

REDAKTUR: Muhammad Aufal Fresky

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *