Pemkab Pamekasan Pangkas Anggaran Sektor Pertanian Jadi Rp48 Miliar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) DORONG PRODUKTIVITAS: Pemkab Pamekasan gelontorkan anggaran Rp48 miliar di sektor pertanian untuk peningkatan produktivitas petani.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Hari Tani Nasional yang  dirayakan setiap tanggal 24 September menjadi pengingat bagi pemerintah untuk memperhatikan nasib petani. Saat ini, pemerintah pusat tengah serius menggarap program regenerasi petani. Program tersebut untuk mendorong lahirnya petani milenial produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan di masa depan.

Senada dengan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan  juga memiliki keseriusan  dalam memajukan bidang pertanian. Bahkan, menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pamekasan, Ajib Abdullah, anggaran yang dikucurkan Pemkab untuk sektor pertanian mencapai Rp54 miliar.

Namun, dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan itu dipangkas untuk biaya penanganan wabah Covid-19 menjadi Rp48 miliar. Kendati begitu, saat ini, Pemkab lebih fokus mendorong peningkatan produktivitas petani dibandingkan melahirkan petani baru.

“Sebenarnya, kalau petani baru itu muncul dengan sendirinya, dan itu rata-rata turun temurun,” ucap Ajib.

Upaya peningkatan produktivitas itu dilakukan dengan memberikan bantuan alat-alat pertanian dan pupuk. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk menekan biaya pokok produksi, agar petani merasakan lebih banyak untung. Selain itu, pihaknya mendampingi petani dalam pemilihan varietas yang sesuai dengan lokal.

Selain itu, untuk mendukung program pemerintah pusat kewirausahaan petani muda dan petani milenial, pihaknya melantik pengurus pengusaha petani muda dan petani milenial. Mereka didorong agar bisa produktif di sektor pertanian sejak muda. Ditegaskannya, sektor pertanian tidak hanya cocok tanam, melainkan peternakan juga termasuk di dalamnya..

“Program mereka macam-macam sesuai dengan basic dan keahlian asosiasi itu. Bisa peternakan, bisa perkebunan,” tutupnya.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *