oleh

Pemkab Pamekasan Pesimis Bisa Penuhi Target PAD

Kabarmadura.id/Pamekasan–Dihadapkan dengan wabah Covid-19, pendapatan asli daerah (PAD) melalui retribusi pasar tidak terpenuhi sebagaimana ditargetkan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Baan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pamekasan Taufikurrachman. Menurutnya, di tahun 2020 ini, akan banyak target PAD yang tidak sesuai target.

Hal itu lantaran adanya wabah Covid-19 yang menimpa Kabupaten Pamekasan sejak bulan Maret lalu. Terlebih lagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan membutuhkan banyak biaya untuk penanganan Covid-19.

“Maka kedepan akan banyak yang tidak sesuai target. Sebab sebelumnya kami tidak pernah mengira bahwa wabah ini akan berdampak pada Kabupaten Pamekasan,” ulasnya, Senin (13/7/2020).

Sementara itu, Kepala Seksi Retribusi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Liman mengungkapkan, untuk tahun 2019 capaian PAD dari retribusi sebesar 94.66 persen dari target Rp2,4 miliar.  Retribusi itu dari 13 pasar tradisional di Kabupaten Pamekasan.

“Tahun kemarin kami tidak capai target penuh, tetapi jumlahnya tidak besar. Kami bisa mencapai angka 90 persen,” ungkapnya.

Sementara untuk tahun 2020 ini, Liman mengaku pihaknya belum melakukan rekapitulasi. Pasalnya, rekapitulasi total akan ditemukan di akhir tahun. Namun dirinya meyakini, meski bakal tidak mencapai target, jumlahnya tidak akan signifikan.

Sebab menurutnya, selama masa darurat Covid-19 aktivitas ekonomi di pasar tradisional tetap berjalan seperti sebelum adanya wabah.

“Saya kira tidak akan berbeda jauh dengan tahun sebelumnya. Sebab aktivitas ekonomi di pasar kita tetap lanjut meski darurat Covid-19,” tandasnya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Syafiuddin berharap, semua pihak bisa mengerti dengan kondisi yang tengah terjadi. Namun demikian, dirinya berharap, Pemkab tetap bisa mengambil solusi terbaik di saat adanya wabah Covid-19 ini.

“Ya saya berharap Pemkab bisa selalu melahirkan trobosan baru serta solusi bagi masyarakat Pamekasan. Meski wabah ini memang menyulitkan tapi kita harus selalu berikhtiar,” ulasnya. (ali/pin)

 

Komentar

News Feed