Pemkab Pamekasan Raih Penghargaan STBM Berkelanjutan

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mendapatkan penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Berkelanjutan (STBM) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Penghargaan ini, sebagai keberhasilan mobilisasi masyarakat untuk terlibat dalam mempertahankan sanitasi berbasis masyarakat.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan, akselerasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadi langkah konkrit untuk direalisasikan. Sebab sesuai dengan komitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan. Selain memang program bidang kesehatan merupakan program prioritas dalam masa kepemimpinannya.

“Indikator kabupaten ini berkomitmen di bidang kesehatan dengan memberikan layanan kesehatan yang cepat, indikator pelayanan cepat ialah masyarakat bisa mengakses informasi yang cepat. Di rumah sakit layanannya semakin baik, di puskesmas layanan semakin baik, baru kemudian sosialisasi di berbagai tempat,” ujarnya kepada Kabar Madura, Rabu (7/12/2022).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, penghargaan yang diraih merupakan buah kerjasama dari berbagai elemen, utamanya partisipasi masyarakat yang kian meningkat. Sehingga keinginan untuk membawa Pamekasan berdaya saing semakin dekat untuk tercapai.

Baca Juga :  Akan Bangun Kekuatan Akar Rumput, Partai Demokrat Pamekasan Optimis Dipilih Warga

“Mudah-mudahan kabupaten ini terus merangkak maju menjadi kabupaten yang inovatif, excellent, cepat dan mudah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Saifuddin menegaskan, perilaku hidup bersih dan sehat menjadi salah satu indikator utama dalam penghargaan yang telah diberikan oleh Kemenkes RI. Sebab hal itu akan berpengaruh juga terhadap kualitas  lingkungan yang sehat.

“Kami akan terus memperkuat kerja sama dan jejaring dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang mempunyai pengaruh besar dalam mewujudkan STBM,” janjinya.

Ditegaskan, ada 5 pilar STBM yang akan direalisasikan. Masing-masing, tidak buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengolahan air minum dan makanan dengan benar, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan.

Lima Pilar STBM yang Akan Direalisasikan

  • Tidak membuang air besar sembarangan
  • Cuci tangan pakai sabun
  • Pengolahan air minum dan makanan dengan benar
  • Pengelolaan sampah rumah tangga
  • Pengelolaan limbah cair rumah tangga
Baca Juga :  DPRD Sumenep Mulai Bahas KUA-PPAS P- APBD 2022

 Reporter: Khoyrul Umam Syarif

 Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *