Pemkab Pamekasan Rencanakan Susun Ulang Jadwal Pilkades

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) MENUNGGU: Jadwal pelaksanaan pilkades serentak di Pamekasan belum ditetapkan pasca penundaan akibat PPKM.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan hingga saat ini belum menetapkan jadwal pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak. Pilkades yang melibatkan 74 desa itu sempat tertunda karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Penundaan itu merupakan instruksi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Ach. Faisol, penundaan itu sampai tanggal 9 bulan Oktober 2021 mendatang.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan Surat Menteri sampai tanggal 9 Oktober. Dua bulan terhitung sejak tanggal 19 Agustus,” terang Faisol.

Mengingat Pamekasan saat ini sudah berstatus PPKM level 1, pihaknya masih akan melakukan rapat koordinasi Panitia Pilkades Kabupaten dengan Forum Pimpinan Daerah (Formpimda) Pamekasan. Rapat koordinasi itu akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Adapun penundaan sebelumnya dilakukan saat sudah memasuki tahapan pendaftaran calon kades.

Sementara itu, salah satu calon kepala desa (cakades) di Desa Bajang, Kecamatan Pakong Moh. Mukri mengaku hanya bisa menunggu keputusan Pemkab terkait pelaksanaan pilkades serentak. Dia memaklumi penundaan yang dilakukan. Karena menurutnya,  PPKM juga bertujuan baik untuk penanganan wabah Covid-19. Sebagai incumbent, dirinya sudah mendaftar.

“Kami sifatnya hanya bisa menunggu. Harapannya ya semoga pilkades ini berjalan dengan lancar,” pungkas kepala desa yang memiliki wisata Bukit Brukoh itu.

Tidak hanya dari sisi petahana, tanggapan juga datang dari Cakades Angsanah Kecamatan Palengaan  Mashudi. Menurutnya, mustahil pilkades serentak di Pamekasan akan terlaksana tahun ini. Sebab ia menghitung, tahapan pra-pilkades sejak penundaan memakan waktu 66 hari. Hingga pelantikan kades terpilih, disebutnya akan memakan waktu 116 hari.

“Jadi kalau melihat tahapan itu, mustahil bisa terlaksana di tahun 2021,” ucapnya.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *