Pemkab Pamekasan Rencanakan Vaksinasi Berhadiah Selama 42 Hari

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) OPTIMIS: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam (tengah) saat memberikan arahan pada rapat vaksinasi di Pendopo Ronggosukowati, Kamis (13/1/2022).

KABARMADURA.ID | PAMEKASANCakupan vaksinasi di Pamekasan masih terendah di Jawa Timur. Sampai saat ini, cakupan vaksinasi baru mencapai 38 persen. Karena itu, untuk mempercepat program vaksinasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan merencanakan program vaksinasi berhadiah. Setiap warga Pamekasan yang mengikuti vaksinasi dosis pertama akan mendapat kupon undian.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan, hadiah bagi yang beruntung akan mendapatkan satu unit motor di masing-masing kecamatan. Total ada 13 unit motor yang disediakan bagi warga yang mengikuti vaksinasi. Tidak hanya itu, kulkas dan kipas angin juga disediakan untuk hadiah lainnya.

“Kenapa kami lakukan itu semua, yaitu semangat membangun kesehatan dan semangat kemanusiaan yang diatur undang-undang,” ucapnya, Kamis (13/1/2022)

Pihaknya akan segera mensosialisasikan program itu kepada seluruh kepala desa. Bahkan sosialisasi itu direncanakan diumumkan keliling menggunakan mobil dan pengeras suara. Karena itu, pihaknya menargetkan, pada bulan Maret mendatang, cakupan vaksinasi sudah mencapai 80 persen. Jika targetnya itu terwujud, pihaknya akan menggelar tasyakuran.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Saifudin menjelaskan, program vaksinasi berhadiah berlaku selama 42 hari sejak tanggal 17 Januari sampai 19 Februari. Namun, undian berhadiah itu hanya berlaku untuk warga yang mengikuti vaksinasi dosis pertama; tidak berlaku bagi dosis kedua dan ketiga.

Diungkapkannya, hambatan pelaksanaan vaksinasi sampai saat ini masih sama, yaitu masyarakat masih banyak yang termakan berita bohong tentang vaksin. Hoaks yang beredar yaitu bahwa vaksin Covid-19 bisa membunuh dan mengandung minyak babi. Untuk membendung informasi palsu itu, pihaknya mengoptimalkan sosialisasi menggunakan media sosial.

“Pada hari ke-43 akan diundi. Untuk mencapai targetnya, Pak Bupati harus tetap optimis,” ucapnya, Kamis (13/1/2022)

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan Ardian Junaedi, program itu baik untuk memancing minat masyarakat mengikuti vaksinasi. Bahkan cara itu lebih efektif dibanding mengancam warga yang tidak bervaksin dengan sanksi. Pihaknya juga ikut membantu menggelar vaksinasi untuk mempercepat terciptanya herd immunity.

“Dari tanggal 29 Desember, kami juga buka gerai vaksin selama satu bulan penuh,” ucap Ardian.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *