Pemkab Pamekasan Sukses Gelar MTQ XXX


Pemkab Pamekasan Sukses Gelar MTQ XXX
(KM/KHOYRUL UMAM SYARIF)  BERHASIL: Pemkab Pamekasan ikhtiar cara terbaik untuk mendorong lahirnya generasi qur’ani melalui pelaksanaan MTQ. 

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berhasil menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXX tingkat kabupaten. Kegiatan yang berlangsung sejak 11 sampai 13 September 2022 itu, akhirnya ditutup Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Rabu (14/9/2022).

Dalam penutupan itu, hadir pula Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan RB Fattah Jasin, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pamekasan. Penutupan yang dilaksanakan di lapangan Nagara Bhakti Pendopo Agung Ronggosukowati Pamekasan tersebut ditandai dengan pemukulan kentungan. 

Menurut Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, lahirnya mental pejuang dari generasi qur'ani perlu dicarikan formulasi yang tepat, utamanya dalam memupuk daya saing berkompetisi, karenanya, MTQ XXX menjadi salah satu bagian dari cara pemkab yang disiapkan untuk mencapai tujuan tersebut. 

"Selamat untuk masyarakat Pamekasan yang telah ikut mendoakan dan ikut mendorong suksesnya MTQ XXX, yang malam ini kita saksikan bersama pemberian hadiah dan pengumuman pemenang, mudah-mudahan yang menang tidak jumawa, yang kalah tidak kecil hati,” paparnya, Selasa (13/9/2022) saat memberikan sambutan. 

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pamekasan itu menegaskan, perhelatan MTQ XXX bisa menjadi tolok ukur untuk suksesi pagelaran berikutnya, sebab SDM unggul menjadi ikhtiarnya untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang berlandaskan nilai-nilai qurani,  

“SDM unggul diperlukan generasi yang memiliki iman, generasi yang memiliki akhlaqul karimah, generasi yang mencintai Indonesia, karena Pemkab Pamekasan memiliki komitmen menyiapkan beasiswa yang sebanyak-banyaknya, mulai beasiswa santri, perguruan tinggi, dan kepada aparatur sipil,” tuturnya. 

Kegiatan yang diikuti 591 kafilah itu, diharapkan mampu memberikan warna yang sejuk pada perwajawahan sosial kemasyarakatan, sebab diyakininya, jika Al-Qur’an dijadikan sebagai pondasi kesetiakawanan kebangsaan yang kuat, ilmu yang cukup, semangat kolaborasi, keinginan untuk mengantarkan Pamekasan Hebat sejajar dengan kabupaten maju di Indonesia bisa terwujud. 

“Komitmen menyiapkan generasi itulah yang terus didorong, dan sebagian dari cara kami melaksanakan MTQ setiap dua tahun sekali,” ujarnya. 

Reporter: Khoyrul Umam Syarif 

Redaktur: Wawan A. Husna