Pemkab Sampang Akan Surati Kemenhub RI Soal Alih Aset Pelabuhan Taddan

News, Headline67 views

KABARMADURA.ID | SAMPANG Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menginginkan agar Pelabuhan Taddan yang berada di wilayah Kecamatan Camplong diserahkan menjadi aset pemkab. Saat ini pelabuhan itu masih dalam kewenangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Sebelumnya, Pemkab Sampang telah berupaya agar Pelabuhan Taddan diserahkan. Untuk memuluskan langkah itu, pemkab telah bersurat ke Kemenhub RI sejak tahun lalu. Namun, sampai saat ini Kemenhub belum memberikan respon terkait permohonan pengalihan aset tersebut.

Meski begitu, pemkab tidak gentar. Upaya untuk bisa mengambil alih Pelabuhan Taddan terus dilakukan. Bahkan, pemkab akan kembali bersurat ke Kemenhub RI untuk meminta agar Pelabuhan Taddan dialihkan menjadi aset Pemkab Sampang.

Baca Juga:  Alasan Keterbatasan Anggaran, Bakesbangpol Sampang Hanya Rekrut 30 Paskibraka

“Kami akan besurat lagi ke kementerian. Suratnya sudah disiapkan tinggal ditandangani bapak bupati,” demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang Yulis Juwaidi.

Katanya, keinginan pemkab untuk mengambil alih Pelabuhan Taddan bukan tanpa sebab. Pelabuhan itu dinilai memiliki potensi yang cukup besar untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD). Karena itu, pemkab tertarik untuk mengelola sendiri pelabuhan Taddan.

Menurut Yulis, bukan tidak mungkin Pelabuhan Taddan akan diserahkan kepada Pemkab Sampang. Sebab sebelumnya, Pelabuhan Tanglok juga milik Kemenhub RI namun kemudian diserahkan ke pemkab. Saat ini, Pelabuhan Tanglok dikelola oleh Pemkab Sampang.

Baca Juga:  9 ASN di Pamekasan Disanksi, Salah Satunya Kena Kasus Korupsi

Dishub Sampang juga berencana akan memagangkan beberapa petugasnya di Pelabuhan Taddan. Tujuannya, agar saat pelabuhan itu diserahkan, pihaknya sudah siap mengelola karena telah memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berpengalaman.

Pelabuhan Taddan sendiri terus mengalami perkembangan. Bahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berencana melanjutkan pembangunan pelabuhan itu. Rencana pembangunan itu disiapkan sejak tahun lalu. Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp15 miliar.

“Tapi kalau terkait rencana pembangunan itu menjadi wilayah provinsi bukan di kami,” pungkas Yulis.

Pewarta: Ali Wafa

Redaktur: Sule Sulaiman

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *