Pemkab Sampang Minta Penghuni Rumdis Guru Kooperatif

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MEMPRIHATINKAN: Penghuni rumdis guru di Jalan Syamsul Arifin diperintah segera mengosongkan tempat dalam waktu dekat

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Himbauan pengosongan rumah dinas (rumdis) guru dan kepala sekolah di Jalan Syamsul Arifin, Sampang mendekati jadwal. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang meminta agar para penghuni kooperatif, serta mengosongkan sesuai surat perintah untuk mengosongkan lokasi maksimal tanggal 15 Desember 2020.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang Yuliadi Setiyawan meminta, agar warga yang menempati rumdis untuk kooperatif. Sebab lokasi tersebut akan digunakan untuk percepatan pembangunan.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap mereka kooperatif dalam persoalan ini. Ini demi kelancaran pembangunan,” katanya.

Dia mengatakan lahan rumdis akan digunakan untuk perencanaan pembangunan. Salah satunya akan dilakukan penataan kembali aset pemerintah. Sehingga, tahun depan lahan tersebut sudah dalam kondisi steril.

Pihaknya berharap ada kerjasama dari para guru yang menempati rumdis. Sehingga, mendorong rencana pembangunan yang dilakukan pemerintah. Sayangnya, untuk sementara belum ada solusi relokasi.

“Sesuai surat yang sudah ditandatangani 15 Desember ini sudah dikosongkan,” tegasnya.

Salah satu penghuni rumdis yang menolak namanya disebutkan, mengaku masih kesulitan mencari tempat tinggal baru. Meskipun beberapa warga rumdis lain sudah persiapan pindah. “Kami masih kesulitan mencari kontrakan. Waktu yang diberikan pemerintah tergolong cepat,” katanya.

Dia berharap ada kebijakan khusus dari pemerintah. Baik adanya penambahan waktu pengosongan. Sebab dinilai tanggal 15 Desember 2020 sangat singkat. Selain itu, mereka berharap adanya relokasi jika tidak ada penambahan waktu. (man/mam)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *