oleh

Pemkab Sampang Rogoh Rp552 Juta untuk Bantuan Sarung Lebaran

Kabarmadura.id/Sampang-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) setempat, akan menyalurkan bantuan sarung dan mukennah kepada para pengelola yayasan dan warga fakir miskin di Kota Bahari saat momentum Idul Fitri 1441 Hijriah. Tidak tanggung-tanggung, untuk bagi-bagi sarung lebaran itu, Pemkab Sampang harus merogoh anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) hingga Rp552 juta.

Saat dikonfirmasi Kabar Madura, Kepala Bagian (Kabag) Kesra Sektariat Pemkab Sampang Tholkhah berujar, bantuan sarung itu terdapat dua jenis, sarung 1 sebanyak 250 unit dengan pagu anggaran Rp200 juta, sarung 2 sebanyak 2.650 unit dengan pagu anggaran Rp265 juta dan mukennah 500 unit, setiap unit dianggarkan Rp160 ribu, jadi pagu anggaran yang disiapkan Rp87 juta.

“Anggaran yang disiapkan untuk bantuan sarung lebaran dan mukennah ini, totalnya senilai Rp552 juta bersumber dari APBD, saat ini pengadaan bantuan masih tahap lelang, kemungkinan pada pertengahan dan akhir ramadan ini sudah disalurkan kepada penerima,” kata Tolkhah, Senin, (27/4/2020).

Dia menjelaskan, bantuan sarung tersebut nantinya akan disalurkan kepada warga fakir miskin, pihak yayasan di berbagai daerah di Kota Bahari. adapun jumlah penerima bantuan sosial (bansos) berupa sandang saat lebaran itu, disesuaikan dengan jumlah bingkisan yang ada, penerima hanya terdiri dari pengurus yayasan, baik pendidikan, sosial dan warga fakir miskin.

Lanjut Tolkhah, para calon penerima bantuan lebaran tersebut, yakni yang sudah mengajukan permohonan tahun sebelumnya. Pemberian bantuan berupa sarung dan lainnya itu, merupakan program rutin yang sudah dijalankan dari beberapa tahun yang lalu, tetapi tahun lali program itu sempat tidak ada, karena anggaran dialihkan kepada yang lain.

“Tujuan penyaluran bantuan ini, semata-semata untuk berbagi kebahagian antar sesama terlebih para kaum fakir miskin, agar mereka juga dapat merasakan kebahagian pada lhari lebara nanti, dan semoga bermanfaat,” jelasnya.

Sambung Tolkhah, terkait proses penyaluran bantuan sarung tersebut, pihaknya mengaku belum bisa memastikan, karena saat ini masih dalam tahap lelang dan pihaknya juga masih menunggu petunjuk dari pimpinan.

“Tapi yang jelas bantuan sarung itu, tetap disalurkan kepada yang berhak,” pungkasnya. (sub/pin)

Komentar

News Feed