Pemkab Sampang Sosialisasikan Perbup Pilkades Serentak 2025

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) TRANSPARAN: DPMD Sampang komitmen transparan dengan menggelar sosialisasi Perbup Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pilkades Serentak Tahun 2025 mendatang.

KABARMADURA.ID | SAMPANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menggelar sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Sampang Nomor 27 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa (Kades).

Kegiatan tersebut digelar di Aula PKP-RI Sampang, Rabu (10/11/2021). Sosialisasi itu juga sebagai bentuk transparansi dan penjelasan terbitnya peraturan baru pada pelaksanaan pilkades serentak tahun 2025.

Sosialisasi dibuka langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi. Di lokasi juga dihadiri sejumlah pejabat teras lainnya. Di antaranya, Wakil Bupati Sampang, H. Abdullah Hidayat, Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang Yuliadi Setiawan dan Ketua DPRD Sampang, Fadol.

Selain itu, jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) juga hadir. Termasuk jajaran forum koordinasi pimpinan kecamatan (forkopimcam) se- Sampang, Ketua KONI Sampang, H. Abd. Wasik dan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Achmad Muhtadin.

Peserta sosialisasi adalah tokoh masyarakat dari 14 kecamatan.  Termasuk lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan mahasiswa serta perwakilan dari aparat desa se-Sampang.

Dalam kegiatan itu, DPMD menghadirkan empat narasumber. Mereka akademisi dari sejumlah perguruan tinggi di Madura, di antaranya, Helmi Boemiya dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Taufik Hidayat dari Politeknik Negeri Madura (Poltera), Abdurahman dari Universitas Madura (Unira).

Selain itu, pembicara juga dari internal DPMD. Yakni Kepala DPMD Sampang, Chalilurrahman dan Kabid Bina Pemdes, Irham Nurdayanto. Mereka menjelaskan secara gamblang peraturan baru yang tertuang dalam Perbup Nomor 27 Tahun 2021.

Kepala DPMD Sampang Chalilurrahman mengatakan, pihaknya berkewajiban melakukan sosialisasi. Selain masyarakat bisa lihat di internet, juga bisa mendapatkan penjelasan langsung melalui sosialisasi. Sehingga masyarakat paham dengan adanya regulasi baru pada pikades serentak tahun 2025 nanti.

“Kami menggelar sosialisasi dalam rangka melakukan penjelasan kepada masyarakat. Sehingga semua elemen kami undang. Sehingga, regulasi baru bisa dipahami oleh lapisan masyarakat, ” kata Chalilurrahman.

Perbup Nomor 27 Tahun 2021 dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Sampang Nomor 188.45/272/KEP/434.013/2021 tertanggal 30 Juni 2021 Tentang Pelaksanaan Pemilihan Kepala desa (Pilkades) Serentak 2025.

Menurutnya, sosialisasi sengaja dibentuk diskusi. Sehingga masyarakat bisa mempertanyakan langsung tentang isi perbup. Empat narasumber secara bergantian menjawab pertanyaan dari masyarakat dan undangan.

Sementara Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi menegaskan bahwa Perbup Nomor 27 Tahun 2021 disusun dengan baik. Tentunya menggunakan dasar hukum di atasnya. Pihaknya pun memastikan tidak ada yang bertentangan dengan aturan di atasnya.

“Perbup disusun berdasarkan regulasi yang jelas. Mulai dari peraturan daerah (perda), peraturan menteri dalam negeri (permendagri) hingga peraturan pemerintah (PP) dan seterusnya,” tegas bupati mengenai kekuatan perbup tersebut.

Pihaknya menegaskan bahwa pemerintah tidak sembarangan dalam menyusun perbup. Semua poin sudah disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Sehingga, peraturan baru dibuat demi kebaikan masyarakat Sampang.

“Saya mengajak masyarakat untuk menjaga kondusifitas Sampang. Mari kita membangun Sampang bersama. Demi kemajuan Sampang hebat bermartabat, ” pungkas pria dengan sapaan Haji Idi itu.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *