Pemkab Sampang Tiadakan Salat Idulfitri di Ruang Terbuka dan Open House

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOKUMEN) TIDAK BIASA: Akibat wabah Covid-19, Pemkab Sampang tiadakan sholat Idulfitri di lapangan dan open house.

Kabarmadura.id/SAMPANG-Pemkab Sampang berencana meniadakan salatIdulfitri 1441 Hijriyahdi lapangan Wijaya Kusuma. Salat jamaah secara terbuka yang biasa dilakukan setiap tahun itu, tidak akan dilakukan lantaran adanya wabah Covid-19.

Tidak hanya itu, kegiatan open house bupati dan wakil bupati juga bakal ditiadakan. Rencana itu dilatarbelakangi anjuran melakukan jaga jarak fisik atau physical distancing dan  menghindari kerumunan untuk mencegah penularan Covid-19.

Bacaan Lainnya

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan mengatakan, menjelang perayaan hari raya Idulfitri 2019, pemkab mulai melaksanakan persiapan-persiapan dan antisipasi serta menghapus beberapa kegiatan yang berpotensi mengundang berkumpulnya orang banyak.

Di sisi lain, terus menyesuaikan dengan SOP dan tatalaksana kesehatan pencegahan dan penanganan wabah Covid-19.

“Pada Idulfitri kali ini, pemkab meniadakan sholat ied yang biasa dilakukan di lapangan, termasuk juga tidak ada open house. Untuk persiapan hal lainnya masih kami bahas dengan pihak-pihak terkait,” ujar Yuliadi Setiawan saat dikonformasi Kabar Madura, Rabu (13/5/2020).

 

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang Pardi berdalih, dirinya belum bisa memberikan penjelasan terkait persiapan dan SOP pelaksanaan Idulfitri di tengah wabah Covid-19 itu. Sebab pihaknya masih menunggu surat edaran (SE) dari pemerintah pusat.

“Kami masih menunggu SE, nanti kalau sudah ada edaran resmi dari pemerintah pusat, baru saya bisa memberikan penjelasan secara detailnya,” singkat Pardi.

Dikonfirmasi secara terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Asrul Sani menjelaskan, untuk protab kesehatan pada perayaan hari raya Idulfitri itu, pihaknya hanya menyarankan tetap menerapkan sosial distancing, jaga kebersihan, rutin cuci tangan dan saat keluar rumah wajib menggunakan masker serta mengurangi aktivitas kontak langsung untuk meminimalisir penularan wabah Covid-19.

“Kalau kami hanya sebatas menyarankan sosial distancing, untuk yang lainnya, itu sudah kewenangan dari Kemenag,” ujarnya.

Sayangnya, Kasubag Humas Polres Sampang Ipda Yoyok, belum bisa dimintai keterangan ihwal pengamanan menjelang hari raya Idulfitri kali ini, berkali-kali dihubungi melalui jaringan telepon pribadinya, belum ada respon hingga berita ini diterbitkan. (sub/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *