Pemkab Sampang Wacanakan Penghapusan Piutang Retribusi

  • Whatsapp
KM/DOKUMEN

Kabarmadura.id/Sampang-Lantaran piutang retribusi di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai membebani. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, berencana akan menghapus piutang retribusi yang sudah tidak memungkinkan tertagih.

Hal itu disampaikan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan. Menurutnya, berdasarkan ketentuan yang ada, manakala piutang retribusi tidak bisa dilakukan penagihan dengan berbagai alasan yang sudah dipersayaratkan, maka piutang itu bisa dihapus, tapi prosesnya harus melalui tim dan diajukan ke bupati.

Bacaan Lainnya

Dirinya mencontohkan, beberapa tahun lalu terjadi kasus dugaan korupsi uang pesangon DPRD dan menjadi temuan Badan Pengawas Keuangan (BPK), maka otomatis harus mengembalikan uang itu, tapi setelah dilakukan pelacakan orang-orang yang bersangkutan sudah ada yang meninggal dan ahli warisnya tidak mampu, maka piutang itu bisa dilakukan penghapusan.

“Penghapusan piutang diperbolehkan dengan persyaratan yang sudah ditentukan, biar piutang ini tidak terus menjadi beban pemerintah, utamanya dalam hal pemeriksaan nanti, bisa jadi temuan terus,” kata pria yang akrab disapa Wawan itu, Rabu (15/7/2020).

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang Choiriyah berkelit, pihaknya belum mengetahui terkait besaran piutang retribusi di sejumlah OPD yang akan dilakukan penghapusan itu.

Dia membeberkan dalam undang-undang untuk penghapusan piutang retribusi itu memang diperbolehkan, saat ini masih baru dilakukan pembahasan awal.

“Kami belum tahu besaran piutang yang akan dilakukan penghapusan itu,  karena piutang ini melekat di OPD teknis masing-masing, saat ini masih dalam proses pembahasan,” kelit Choiriyah. (sub/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *