Pemkab Sumenep Anggarkan Rp2,7 Miliar untuk 1.680 Bidang Tanah

sertifikat tanah
(KM/IMAM MAHDI) JUMBO: Pemkab Sumenep menganggarkan Rp2.780.678.755 untuk mengurus sertifikat tanah.

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Anggaran untuk pengurusan sertifikat tanah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep cukup besar. Tercatat pada tahun 2022 anggaran yang dipersiapkan sebesar Rp2.780.678.755. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk 1.680 bidang tanah.

Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Syaiful Arif mengatakan, anggaran untuk mengurus sertifikat tanah sudah dipersiapkan. Pihaknya tidak menggunakan anggaran tersebut sesuai dengan peruntukannya.

“Saat ini sisa aset Pemkab Sumenep yang belum bersertifikat sebanyak 1680 bidang,” katanya, Senin (28/3/2022).

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, untuk total tanah aset Pemkab Sumenep 2.159 bidang. Sementara yang belum bersertifikat sebanyak 1680 bidang tanah. “Masih proses pengajuan ke BPN (Badan Pertanahan Nasional),” tandasnya. 

Dikatakan Syaiful, dalam proses sertifikat itu, pihaknya menargetkan sudah tuntas pada tahun ini.  Diakuinya, dalam mengurus sertifikat tanah terdapat beberapa kendala, yakni pemberkasan tanah sulit diprediksi. Sehingga untuk mengurusnya sangat menyulitkan.

”Saat ini masih diurus. Tanah yang belum bersertifikat kebanyakan daro puskesmas, jalan, sekolah dan lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Sumenep Nurus Salam menekankan, agar pemanfaatan anggaran pengurusan sertifikat dimaksimalkan. Pihaknya tidak ingin anggaran miliar tersebut dibiarkan mengendap.

“Dengan adanya anggaran yang cukup banyak itu, maka perlu menarget akhir tahun 2022 wajib selesai,” tukas pria yang akrab disapa Uyuk itu. 

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.