Pemkab Sumenep Bakal Terapkan Layanan Barcode Vaksin

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) DIGALAKKAN: Pelaksanaan vaksinasi di Sumenep terus digencarkan.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berencana memberlakukan cek barcode PeduliLindungi pada beberapa ruang publik atau setiap kantor layanan. Rencana itu akan diberlakukan dalam waktu dekat ini. Sementara saat ini dalam penerapan itu masih terkendala sarana dan prasarana.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan, untuk pelaksanaan cek barcode PeduliLindungi pada ruang publik pelayanan masih butuh persiapan yang matang. Pihaknya masih belum bisa menentukan waktunya.

Bacaan Lainnya

“Sekarang sarananya juga masih kurang. Nanti kita berlakukan cek barcode aplikasi PeduliLindungi di kantor-kantor terutama di dinas-dinas Sumenep,” kata dia.

Menurut Fauzi, kebijakan itu harus diberlakukan, hal itu karena di sejumlah daerah lain sudah ada yang memberlakukan cek barcode aplikasi PeduliLindungi, juga sebagai alat agar percepatan vaksinasi bisa terwujud.

“Sehingga dengan pertimbangan itu, Sumenep juga akan kita berlakukan, karena kita sudah tau, kalau kita ke Surabaya, mau ke mall, ke kantor-kantor yang ditanya itu kartu vaksinnya, tentunya melalui aplikasi itu,” imbuhya.

Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu menuturkan, agar percepatan vaksin  bisa terwujud, maka pihaknya mendorong pengelola kafe, hotel dan restoran untuk ikut memberi edukasi kepada pengunjung tentang pentingnya mengikuti vaksinasi dengan cara menerapkan aplikasi tersebut.

Ditegaskan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu, penerapan itu dilakukan untuk mencapai target 70 persen dari program vaksinasi, termasuk merancang strategi lain, misalnya memaksimalkan di tingkat desa, guna mempercepat herd immunity, sehingga harapannya aktivitas sosial segera kembali normal.

Semisal menargetkan 1 ribu masyarakat tervaksin setiap harinya, apalagi dalam pelaksanaannya masyarakat sudah mempunyai kesadaran pentingnya imunisasi melalui vaksinasi.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *