oleh

Pemkab Sumenep Berencana Tingkatkan PTM di Seluruh Sekolah

Kabarmadura.id/Sumenep-– Penerapan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) mulai ada peningkatan. Semula, uji tatap muka tersebut diterapkan terhadap 25 persen siswa yang akan masuk sekolah. Saat ini, menjadi 50 persen siswa yang akan masuk sekolah.

Sebab menghadapi new normal pendidikan, pembelajaranan tatap muka sudah dianggap tidak ada kendala. Hal ini diungkapkan, Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Jawa Timur (jatim) Wilayah Sumenep Syamsul Arifin, Selasa (15/09/2020).

Menurutnya, penerapan 25 persen siswa akan berakhir. Sehingga, pada Oktober mendatang penerapan uji coba pembelajaran tatap muka bisa diikuti 50 persen dari jumlah siswa di setiap sekolah yang sudah direkomendasi.

“Bukan pembelajaran tatap muka dikelas yang dilakukan 50 persen. Tetapi, rekomendasi sekolah akan bertambah 50 Persen,” ujarnya.

Salah satu penerapan pembelajaran tatap muka di SMAN 1 Sumenep. Dengan jumlah siswa sebanyak 1.050 maka separuh dari jumlah tersebut akan dilakukan pembelajaran tatap muka secara bergantian.

“Contoh lainya misalnya, di SMKN 1 sebanyak 2.729, maka separuh itu akan bergantian masuk dalam setiap harinya. Kami Optimis penerapan tersebut akan terlaksana. Karena, selama ini penerapan 25 persen tidak ada kendala apapun,” paparnya.

Dijelaskan, untuk Jumlah sekolah di SMA Sumenep terdapat 151 Sekolah. Rincinya, 12 SMA Negeri dan 71 SMA Swasta, 3 SMK Negeri dan 60 SMK swasta, serta 1 SLB Negeri sedangkan swastanya ada 3 sekolah.

“Masing-masing uji coba tambahan sekolah baik SMA swasta, SMA Negeri dan SMK swasta dan Negeri diambil 50 persen dari jumlah tersebut,” jelasnya.

Penerapan new normal Pendidikan akan segera terlaksana. Jika uji coba pembelajaran tatap muka berjalan sesuai harapan. “Dari 25 persen ke 50 persen hingga nantinya 100 persen semua lembaga dapat diterapkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Sumenep Zainul Sahari mengatakan, uji coba pembelajaran tatap muka sebanyak 25 persen sudah sesuai harapan. Jika ada penerapan 50 persen dari jumlah siswa yang ada, maka insyaallah akan berjalan sesuai harapan.

“Penerapan uji coba tatap muka sangat berjalan dengan apa yang diharapkan bersama. Maka, jika ada penambahan 50 persen tidak dapat diragukan kembali,” optimisnya. (imd/ito)

 

 

Komentar

News Feed