Pemkab Sumenep Hanya Mampu Bertahan Ditingkat Pratama

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) BUTUH PEMBENAHAN: Pemenuhan segala sektor di Kabupaten Sumenep perlu ditingkatkan untuk menyandang status predikat madya sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA)

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep belum mampu meningkatkan status sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). Di tahun tahun 2019 lalu, pemkab menyandang  predikat pratama sebagai KLA. Sayangnya, di tahun 2021 ini tidak mampu menaikkan status ke madya dan tetap menyandang predikat pratama.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Sumenep Sri Endah Purnamawati mengatakan, terdapat beberapa faktor yang harus dipenuhi untuk menaikkan status ke madya sebagai KLA.

Bacaan Lainnya

Masing-masing, sekolah layak anak masih di bawah 25 persen, puskesmas ramah anak masih di bawah 50 persen, termasuk peraturan daerah (perda) tentang ramah anak belum selesai. Sebelumnya, momentum perayaan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2019, Kabupaten Sumenep meraih penghargaan sebagai KLA pratama tahun 2019. Harapannya, tahun 2020 dan 2021 sudah meningkat.

“Tetapi belum tercapai ke tingkatan kedua yakni madya. Kami sudah berupaya seoptimal mungkin untuk menaikkan status. Hanya saja, usaha kami belum bisa diwujudkan untuk menyandang predikat madya,” ucapnya.

Kedepan, akan terus berbenah untuk memenuhi hak anak. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, fasilitas ruang bermain serta berbagai akses untuk menunjang hak-hak anak lainnya. Sehingga, status predikat madya bisa tercapai. “Apabila dukungan dan sinergitas antara pemerintah daerah, DPRD, lembaga perlindungan anak dan perempuan, stakeholder serta masyarakat terus ditingkatkan. Insyaallah predikat meningkat,” optimisnya.

Sementara itu, anggota komisi IV DPRD Sumenep M.Syukri menyarankan, agar pembenahan program KLA digalakkan. Bila perlu, indikator KLA dipenuhi agar mampu menaikkan predikat ke jenjang yang lebih tinggi. Sebab, program KLA sangat baik untuk memenuhi kebutuhan anak. ”Semua OPD harus bersinergi memberikan dukungan, sehingga KLA terwujud dengan kenaikan status predikat,” sarannya. (imd/ito)

Sektor yang Harus Dibenahi untuk Menyandang KLA Predikat Madya

  • Sekolah layak anak masih di bawah 25 persen
  • Puskesmas ramah anak masih di bawah 50 persen
  • Peraturan daerah (perda) tentang ramah anak belum selesai

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *