oleh

Pemkab Sumenep Komitmen Tekan Angka Buta Aksara

INSPIRATIF: Bupati Sumenep A Busyro Karim saat membuka kegiatan Hari Aksara Internasional. KM/FATHOR RAHMAN.

Kabarmadura.id – Dalam rangka Hari Guru Nasional (HGN), Pemkab Sumenep menjadi tuan rumah Hari Aksara Internasional ke-53 yang dikemas dengan pameran inovasi dan simposium pendidikan.

Bupati Sumenep A Busyro Karim hadir dan membuka langsung kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (16-17/11) di Stadion A Yani Sumenep itu.

Orang nomor satu di Sumenep itu menyampaikan, penempatan kegiatan peringatan Hari Aksara Internasional tahun 2018 di Kota Sumekar merupakan penghargaan luar biasa dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur ke Kabupaten Sumenep.

“Ini bagian motivasi dari Pemprov Jawa Timur supaya Sumenep terus meningkatkan, baik dari sisi anggaran, kinerja untuk terus bisa mengurangi orang-orang yang tidak bisa baca tulis,” jelasnya.

Menurutnya, selama ini Sumenep berkomitmen dan berupaya dengan maksimal untuk terus menekan angka buta aksara.

“Sejak beberapa tahun terakhir, Sumenep sudah mampu menurunkan angka buta sebanyak 79.620 orang. Kami akan terus berupaya untuk menekan angka buta aksara,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Disdik Sumenep A Shadik menyampaikan salah satu tujuan pelaksanaan hari aksara internasional tahun 2018 yang dikemas dengan pameran dan simposium pendidikan. Yaitu, untuk mempublikasikan kepada masyarakat tentang perkembangan program keaksaraan di Pemprov Jawa Timur.

“Selain itu, guna mengkampanyekan pentingnya pendidikan keaksaraan dalam pembangunan di Jawa Timur. Lalu, terbangunya komunikasi antara penggiat dan pengelola program keaksaraan dalam membangun masyarakat beraksara,” terangnya.

Ditambahkan Shadik, peserta pameran dan simposium pendidikan dalam rangka hari aksara internasional antara lain, Disdik Jawa Timur, BP PAUD Regional IV Surabaya, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dari 38 Kabupaten/Kota se- Jawa Timur dan TP PKK Sumenep. (ong/rei)

Komentar

News Feed