Pemkab Sumenep Segera Luncurkan Kartu Cerdas

  • Whatsapp
INOVATIF: Kadisdik Sumenep Bambang Irianto saat menunjukkan kartu cerdas yang akan diluncurkan di Hari Jadi Sumenep ke 750.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Kartu cerdas hasil inovasi Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep akan segera diluncurkan. Rencananya, peluncuran kartu yang mempunyai beberapa fungsi itu, akan dibarengkan dengan Hari Jadi Kabupaten Sumenep yang ke 750.

Kartu cerdas tersebut, sebagaimana disampaikan Kepala Disdik Sumenep Bambang Irianto, memang dibutuhkan, sehingga peluncurannya harus segera dilakukan, agar fungsi dan manfaatnya segera dirasakan sekolah dan siswanya.

“Segera kami luncurkan, Insya Allah akan kamu luncurkan berbarengan dengan Hari Jadi Sumenep,” kata mantan kepala DPRKP dan Cipta Karya itu.

Pihaknya berharap, peluncuran kartu cerdas yang merupakan terobosan baru pihaknya itu, berjalan sesuai rencana. Untuk itu, segala persiapan untuk peluncuran, termasuk persiapan merealisasikan program itu di sekolah sudah dimatangkan.

Dikatakan Bambang, salah satu persiapan yang sudah diselesaikan adalah kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) dengan Bank Jatim. Karena salah satu fungsi dari kartu cerdas itu adalah sebagai tabungan siswa.

“Mudahan-mudahan tidak ada hambatan untuk peluncurannya nanti. Karena kami memang menargetkan, bulan Oktober ini sudah diluncurkan,” katanya berharap.

Penggunaan kartunya, akan menunjuk 10 sekolah sebagai uji coba perdana. Sambil lalu nantinya, akan diterapkan di semua sekolah yang ada di bawah naungan Disdik Sumenep.

“Di awal-awal, yakni untuk uji coba pertama kali, kami akan tunjuk 10 sekolah dulu. Kalau nanti sudah berjalan dengan baik, maka selanjutnya kami akan terapkan di seluruh sekolah yang ada di Sumenep,” terangnya.

Kartu cerdas yang merupakan program lanjutan dari digital school, memiliki dua fungsi. Pertama, berfungsi sebagai absensi bagi siswa. Kemudian fungsi yang kedua, kartu cerfas itu juga berfungsi sebagai buku tabungan siswa-siswi.

Dijelaskan, fungsi kartu cerdas sebagai absensi, setiap masuk sekolah siswa menggesek kartu tersebut. Karena melalui itu, kartu tersebut kemudian berfungsi sebagai absensi siswa di sekolahnya.

Begitu juga ketika hendak pulang, siswa kembali menggesekkan kartu cerdas itu kepada alat yang sudah disediakan di sekolah-sekolah di bawah naungan Disdik Sumenep. Sehingga ketika masuk dan pulang, siswa bisa terpantau melalui fungsi kartu cerdas teralsebut.

“Setelah siswa menggesek kartu setiap masuk dan pulang sekolah, bisa terpantau ke orangtua atau wali siswa. Sebab ketika siswa menggesek kartu itu, akan ada notifikasi atau pemberitahuan ke handphone orang tua siswa itu sendiri,” paparnya.

Dengan begitu, melalui kartu cerdas itu orang tua siawa juga bisa menontrol anaknya di sekolah, yakni masuk tidaknya anaknya ke sekolah baik ketika masuk dan ketika pulang sekolah.

Di sisi lain, kartu itu juga mengajarkan siswa di Sumenep tentang kedisiplinan, yang mempunyai tanggung jawab belajar di sekolah. Maka dengan kartu itu, kartu itu akan mencegah siswa bolos sekolah dan keluyuran setelah pulang sekolah, karena dipantau orang tuanya.

“Jadi siswa juga akan ada pendidikan menabung melalui kartu tersebut. Kemudian, tabungan siswa akan aman di bank tanpa harus khawatir uang tabungan siswa akan hilang,” pungkasnya. (ong/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *