oleh

DPMD Persilakan Desa Jambu dan Cangkreng Ambil DD/ADD hingga Akhir Februari

Kabarmadura.id/Sumenep-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep masih memberikan toleransi hingga Februari mendatang terhadap 2 desa di Kecamatan Lenteng yang sampai saat ini belum mencairkan dana desa (DD) tahap tiga.

Kepala DPMD Sumenep Moh Ramli menyebutkan, dua desa tersebut yaitu Desa Jambu dan Desa Cangkreng. Meskipun sudah tutup tahun bukan berarti tidak berhak mencairkan DD tahap terakhir dengan sisa 40 persen dari pagu yang telah ditetapkan yaitu Desa Cangkreng pagu DD tahun 2019 sebesar Rp882.433.000 sementara pagu DD tahun 2020 Rp1.050.547.000 dilanjutkan pagu ADD Tahun 2019 Rp370.513.000 dan pagu ADD Tahun 2020 Rp361.671.000.

Sementara untuk Desa Jambu pagu DD tahun 2019  Rp797.674.000 dan pagu agu DD Tahun 2020 Rp781.518.000 untuk pagu ADD tahun 2019 Rp319.582.000 dan pagu ADD Tahun 2020 Rp315.558.000.

“Kalau sanksi sebenarnya mereka sudah mendapatkan sanksi dengan harus segera menyelesaikan perdes tahun 2020 tidak memandang itu kepala desa baru atau tidak, karena itu sebagai syarat untuk mencarikan DD yang belum terselesaikan itu,” katanya, Minggu (5/1/2019).

Ramli menambahkan, status kedua desa tersebut sudah tidak normal dalam penggunaan DD, sehingga sisa 40 persen itu tidak serta merta langsung masuk dalam silpa anggaraan tahun 2019. Sehingga untuk jika terpaksa tidak terserap dari target waktu telah ditetapkan, maka akan berakibat pada pemangkasan untuk pagu anggaran DD tahun 2020 yang dikhususkan terhadap kedua desa tersebut.

Karena realisasi DD atau ADD direncanakan dan dilaksanakan secara terbuka dan masyarakat wajib terlibat baik dalam musyawarah desa (musdes) atau melakukan pengawasan dalam pelaksanaan rencana tersebut.

“Bisa dilaksanakan sesuai dengan perencanaan tahun kemarin, yang terpenting sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan terhadap penggunaan anggaran tersebut. Atau melanjutkan sesuai dengan kesepakatan bersama masyarakat,” imbuhnya.

Jika sampai tenggat waktu kedua desa tersebut belum juga dicairkan, maka secara otomatis sisa DD itu akan dikembalikan ke kas negara.

Sedangkan dari total keseluruhan dari 330 desa yang berada di ujung timur Pulau Madura ini pagu DD dan ADD tahun ini mengalami peningkatan yaitu pagu ADD tahun 2019 Rp134.375.750.292 sementara pagu ADD Tahun 2020 Rp139.105.849.540

Sementara pagu DD Tahun 2019 Rp 338.395.871.000 dan pagu DD Tahun 2020 Rp341.286.410.000. (ara/pai)

Komentar

News Feed