Pemkab Sumenep Siapkan Solusi Atasi Masalah Petani Tembakau

Petani Tembakau
(KM DOK) DIPERJUANGKAN: Petani Tembakau Sumenep saat mengikuti sosialisasi Pergub Nomor 10 dari Bagian Perkonomian dan SDA.

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Timur Nomor 10 Tahun 2022 tentang Arah Kebijakan Perlindungan dan Pengembangan Pertembakauan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep segera merealisasikan dengan berbagai kegiatan yang sudah dipersiapkan.

Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Pemkab (Setkab) Sumenep mengaku mempunyai program yang akan menjadi solusi dalam permasalahan yang dihadapi oleh para petani tembakau.

Kegiatan tersebut, antara lain tentang tata niaga pertembakauan, peningkatan kualitas mutu tembakau, serta peningkatan daya beli yang lebih tinggi dan pemberian bantuan, baik itu peralatan, pupuk benih, dan lain sebagainya. Hal ini akan dilaksanakan oleh beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Bacaan Lainnya

“Dalam hal ini, Bagian Perekonomian dan SDA melalui pejabat yang pernah menangani kegiatan ini akan melakukan kegiatan terkait pemberian bantuan kelengkapan yang dibutuhkan oleh para petani tembakau,” terang Staf Bidang Pertanian Kelautan, Perikanan, Kelautan Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep Andi Suprapto, Kamis (23/6/2022).

Di samping itu, Pemkab Sumenep masih punya anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang bisa dikelola untuk mendukung kegiatan tersebut, baik itu terkait produksi serta kesejahteraan petani, termasuk buruh tani dengan adanya kegiatan pemberian bantuan langsung tunai (BLT) yang dapat dialokasikan.

“Dilihat dari berbagai kegiatan, itu sudah komplit untuk keberpihakan terhadap petani tembakau, kebutuhan pertanian pertembakauan, buruh tani tembakau. Sehingga dengan begitu, semuanya terakomodir,” tuturnya.

Kemudian, tak kalah pentingnya, menurut Andi, di tahun mendatang akan mencanangkan bantuan subsidi harga tembakau yang sekarang masih diperjuangkan di Kemendagri dan Kemenkeu untuk dapat dialokasikan dari DBHCHT.

“Tentunya hal itu akan sangat membantu dalam rangka meningkatkan harga tembakau demi kesejahteraan petani tembakau,” katanya.

Jika rencana subsidi harga tembakau bisa terealisasi, maka hal itu sangat berpihak kepada petani. Sebab ada subsidi terhadap pembelian tembakau hasil petani.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Fathor Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.