oleh

Pemkab Sumenep Sinergikan Seluruh Lembaga dalam Terapkan PPKM

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Guna mengendalikan dan mengantisipasi mewabahnya Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, tingkat desa dan kelurahan.

Bupati Sumenep A Busyro Karim menyampaikan, PPKM diberlakukan dengan berbagai pertimbangan, artinya di daerah yang memang dikategorikan tidak aman maka harus segera dibentuk keberadaan posko (pos komando).

“PPKM mikro ini tentu saja untuk menghindari isolasi mandiri dan mempertajam sekaligus memperkuat pencegahan dinidi setiap desa, seperti sosialisasi protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” katanya, Rabu (10/2/2021).

Langkah itu disiapkan dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) tindak lanjut rencana aksi PPKM kala mikro di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (10/2/2021). Rakor itu melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumenep, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) , kepala puskesmas, camat dan unsur forkopimka.

Hal itu sebagai tidaklanjut atas instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 3 tahun 2021 dan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor: 188/59/kpts/013/2021 tentang PPKM Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan.

Dari rakor tersbeut, mendapatkan kesimpulan bahwa pelaksanaan PPKM mikro dalam rangka pencegahan Covid-19 dilakukan di tingkat rukun tetangga (RT) atau rukun warga (RW) setiap desa yang ada warganya terinfeksi Covid-19.

Bupati Busyro menegaskan, pihak  selalu merespon terhadap seluruh program, baik yang direkomendasikan pemerintah pusat maupun inisiasi dari pemerintah daerah sendiri. Sebab pada masa wabah Covid-19, harus saling bahu membahu untuk mencari solusinya.

“Tapi memang dari 330 desa, tidak seluruhnya membentuk posko, tetapi hanya desa yang ada warganya terinfeksi Covid-19,” imbuh suami Nurfitriana Busyro itu.

Dengan begitu, Tim Satgas Penanganan Pengendalian Penularan Covid-19 Sumenep dapat mengidentifikasi pasien terinfeksi Covid-19 di semua desa.

Sejauh ini sudah menemukan 37warga terinfeksi Covid-19 dalam rentang waktu 7 hari terakhir.Jumlah tersebut tersebar di beberapa titik.Sehingga, imbuh Busyro, PPKM skala mikro sudah diberlakukan.Hal itu juga sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menangkal wabah yang sudah hampir setahun melanda dunia ini.

37 pasien itu tersebar di 37 titik lokasi di 26 desa pada 11 kecamatan daratan, yakni Kecamatan Ambunten, Batang-Batang, Batuan, Batuputih, Gapura, Giligenting, Kalianget, Kota Sumenep, Lenteng, Pasongsongan dan Kecamatan Saronggi. (ara/waw)

Komentar

News Feed