Pemkab Sumenep Terus Dorong Penambang untuk Mengurus Izin

  • Whatsapp
SUKSES: Kabag ESDA Sumenep, Mohammad Sahlan, beserta jajarannya saat menggelar sosialisasi kepada penambang galian C tentang perlunya mengurus izin.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Bagian Energy Sumber Daya Alam (ESDA) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Sumenep, menggelar sosialisai dalam bentuk pembinaan dan pengawasan, Senin (23/9/2019). Tujuannya, untuk menertibkan usaha pertambangan liar di Sumenep yang selama ini dianggap banyak yang liar.

Pembinaan dan Pengawasan itu dilakukan di lokasi pertambangan galian C di Desa Batuan, Kecamatan Batuan. Kegiatan pembinaan tersebut secara bertahap akan diberikan kepada seluruh penambang, supaya penambang dapat melakukan aktivitas dengan baik.

“Selama ini sebagian usaha pertambangan sudah kantongi izin. Berhubung izin galian C sudah menjadi wewenang Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bukan kewenangan pemkab, maka otomatis izin yang sudah ada tidak berlaku lagi. Termasuk Galian C di Desa Batuan,” kata Kepala Bagian ESDA Setkab Sumenep, Mohammad Sahlan saat menjelaskan, Senin (23/9/2019).

Dengan demikian, Sahlan mengambil sikap agar para penambang tersebut tidak melanggar hukum. Sosialisasi tentang cara penambangan dilakukan agar usaha mereka memiliki legalitas yang sah secara hukum.

“Untuk menertibkan agar usaha pertambangan tidak lagi berbenturan dengan hukum, pihak ESDA mendesak pengusaha tambang supaya secepat mungkin mengurus izin usahanya untuk penbahan PAD pada pemerintah,” ujarnya.

Sebab, menurut Sahlan, jika tidak ada izin, tidak akan tenang menjalani usaha itu.

“Yang melanggar hukum segera ditinggalkan supaya tidak ada masalah di kemudian hari,” tukas dia.

Sedangkan menurut Azis, salah seorang pengusaha tambang setempat, sebenarnya usahanya itu sudah berizin sejak 2011 sampai akhir 2015. Tetapi, karena kewenangannya dialihkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur, akhirnya izin itu tidak lagi diperpanjang.

“Saya akui dan hal itu benar adanya,”paparnya.

Namun Azis berterima kasih atas adanya sosialisasi dan pembinaan dari Bagian ESDA Setkab Sumenep.

“Terima kasih atas semuanya semoga bermanfaat,” singkatnya. (imd/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *