oleh

Pemugaran Congkop Pragolbo dalam Pengajuan

Kabarmadura.id/Bangkalan-Cagar budaya makam Pragolbo yang terletak di Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan yang sebelumnya sempat rusak akibat pembangunan atap makam tersebut sampai saat ini belum ada perbaikan. Padahal sebelumnya bangunan tersebut harus dibongkar agar tidak merusak cagar budaya yang ada.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Budaya dan Pariwisata Disbudpar Kabupaten Bangkalan Hendra Gemma Dominan mengatakan, perbaikan congkop makam Pragolbo tersebut masih dalam pengajuan.

“Perbaikan makam Pragolbo tersebut sampai saat ini masih dalam proses pengajuan,” jelasnya, Kamis (09/7/2020)

Pihaknya mengaku sudah memberikan pertimbangan yang panjang untuk memilih apakah pembangunan tersebut diperbaiki atau dibongkar. Semuanya seperti apa yang telah diusulkan oleh BPCB Jatim.

“Bangunan tersebut harus diperbaiki akan tetapi kami tidak ingin membongkar secara keseluruhan.” elasnya 

Seperti tahapan yang telah dijelaskan oleh BPCB Jatim serta pengamat budaya bahwasannya congkop tersebut nmemang harus diperbaiki.

“Kami sudah mengadakan pertemu bersama BPCB y bahwasannya pembangunan Congkop tersebut harus diperbaiki sehingga tidak merusak situs yang ada,” paparnya. 

Akan tetapi sebelum diperbaiki, BPCB meminta desain perbaikan dan teknisnya agar dianalisa terlebih dahulu.

“Sejauh ini kami sudah mengajukan perbaikan serta desainnya cuma tinggal menunggu persetujuannya saja,” ujarnya. 

Pihaknya mengakui pengajuan desain tersebut penting agar tidak terjadi kesalahan serupa dalam perbaikan, sehingga dalam perbaikan tersebut tidak hanya persetujuan dari pemkab saja melainkan juga ada persetujuan dari BPCB Jawa Timur.

“Perbaikan tersebut kami masih menunggu kesepakatan dari BPCB Jatim sehingga tidak ada kesahalan yang serupa,” ungkapnya. 

Salah satu petugas BPCB Jatim Abdul Hadi menuturkan bahwasannya perbaikan congkop memang merupakan keharusan. 

“Untuk desainnya kami didiskusikan lagi sehingga tidak ada kesalahan yang serupa seperti sebelumnya ,” jelasnya. 

Pihaknya menyampaikan bahwasanya desain yang diajukan sampai saat ini masih dalam pembahasan, sehingga jika desain tersebut memang disetujui maka akan dikembalikan kepada Pemkab,

“Desainnya masih dalam analisa serta pembahasan agar tidak ada kesalahan yang serupa,” tuturnya. (sae/pai)

Komentar

News Feed