Pemulangan Dua Jenazah PMI Asal Sampang Tertunda

  • Bagikan
KM/SUBHAN

Kabarmadura.id/Sampang-Merekbaknya wabah Covid-19 di berbagai negara, mengakibatkan proses pemulangan pekerja migran Indonesi (PMI) Asal Kabupaten Sampang yang meninggal dunia di luar negeri mengalami kesulitan. Bahkan pemulangan jenazah para pejuang devisa itu, harus ditunda hingga berhari-hari, karena pelayanan transpotasi udara sangat terbatas.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Sampang Suhartini Kaptiati yang dikonfirmasi melalui Kasi Penempatan Tenaga Kerja Agus Sumarso menerangkan, untuk pemulangan jenazah PMI ilegal asal Kabupaten Sampang dari negara Malaysia, harus dilakukan penundaan akibat terbatasnya pesawat terbang yang beroperasi di tengah wabah Covid-19.

Dirinya menceritakan, hingga saat ini ada dua jenazah PMI asal Desa Karangpennag Onjur, Kecamatan Karangpenang dan warga Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah yang meninggal karena sakit. Kedua jenazah di tanah rantau itu tidak kunjung bisa dipulangkan, lantaran pesawat yang beroprasi sangat terbatas.

“Dua PMI ini meninggal sekitar tanggal 15 April kemarin, tetapi sampai hari ini belum bisa dipulangkan, karena belum dapat pesawat, jadi udah lebih 15 hari jenazah tertahan tidak bisa dipulangkan,” ungkap Agus Sumarso saat dihubungi Kabar Madura, Senin (4/5/2020).

Kata dia, selama periode Januari hingga awal Mei 2020, tercatat sebanyak 25 orang PMI asal Kota Bahari meninggal dunia di luar negeri, yakni di Malaysia, Arab Saudi dan lainnya. Namun, yang sudah dipulangkan sebanyak 23 orang, sedangkan dua jenazah lainnya belum bisa dipulangkan.

“Kami terus komunikasi dengan pihak keluarga dari dua jenazah PMI yang ada di Malaysia, tetapi memang sampai hari ini belum dapat pesawat, jadi pemulangan ditunda lagi,” jelasnya.

Pria paruh baya yang akrab disapa Agus itu menjelaskan, dua jenazah yang hendak dipulangkan atas nama Sahwar (57) warga Desa Tamberu Barat, dan Samito (45) warga Desa Karang Penang Onjur. Keduanya tidak bisa dipulangkan lantaran tidak ada pemberangkatan pesawat dari Indonesia ke negara Malaysia dan sebaliknya.

Baca juga  411 Pejabat Baru Dilantik, Gaji PNS Pamekasan yang Tertunda Siap Dicairkan

“Dua jenazah ini tetap akan dipulangkan, tetapi masih menunggu giliran pesawat saja, kita nunggu saja jadwal penerbangannya,” pungkasnya. (sub/pin)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan