Pemutakhiran Data Kemiskinan Gagal, LSM Minta Bantuan Distop

  • Whatsapp
RAMAI: Dinsos kembali di kepung oleh lembaga swadaya masyarakat

Kabarmadura.id/Bangkalan-Program pemutakhiran data kemiskinan tahun 2019 memakan anggaran Rp1,5 miliar. Sayangnya, Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan sebagai leading sektor pelaksana pemutakhiran data di daerah tidak dapat menyelesaikan tugas dari Kemensos tersebut.

Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rumah Advokasi Rakyat (RAR) Risang Bima Wijaya menerangkan, mestinya penyaluran program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT) bagi masyarakat miskin tersebut distop, karena yang digunakan merupakan data lama. Ini sekarang sudah cair, dan tidak tepat sasaran, sebab yang digunakan itu data lama.

“Dinsos Bangkalan melakukan pemalsuan data. Kasus ini akan terus kami kawal sampai tuntas,”ungkapnya.

Sementara itu sekretaris Dinsos Bangkalan Iwan Setiawan menuturkan, proses pemutakhiran data di lapangan mengalami kendala.

“Petugasnya ada dua orang, di antaranya pencacah lapangan (PCL) yang bertugas membawa formulir, blangko dan mencatat jumlah penduduk miskin. Satu lagi sebagai operator yang bertugas untuk menginput data,” katanya.

Menurut Iwan, berdasarkan data Badan pusat statistik (BPS), Bangkalan memiliki 273 Desa dan 8 keluraha yang tersebar di 18 Kecamatan. Total petugas lapangan yang gerakkan oleh Dinsos Bangkalan untuk memperbarui  data angka kemiskinan berjumlah 564 orang.

“Sementara data yang masuk ke kami hanya 130 Desa, itupun belum sepenuhnya lengkap,” ujarnya.

Selain itu ia mengungkapkan, tidak semua dana yang diperoleh dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) untuk membiayai pembaruan data kemiskinan tersebut digunakan. Sisanya yang tidak terserap telah dikembalikan ke kas daerah (Kasda).

”Jadi hanya petugas yang melakukan pendataan dan menyetorkan hasil kerjanya yang kami bayar, yang terserap hanya Rp600 juta,” ungkapnya. (Km50/pai)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *