Penanganan Covid-19 di Bangkalan Diserahkan ke OPD

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M) SWAB: Pemeriksaan massal pada pegawai DPRKP Bangkalan beberapa waktu lalu

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Alokasi anggaran bantuan tidak terduga (BTT) dari hasil refocusing dipasrahkan sepenuhnya kepada organisasi perangkat daerah (OPD). Sehingga penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi akan menjadi tanggung jawab masing-masing OPD.

Hal tersebut dikatakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Setkab Bangkalan Taufan Zairinsjah. Dia menyampaikan, tahun ini tidak ada refocusing lagi. Untuk penanganan covid-19, pihaknya menyerahkan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan.

Bacaan Lainnya

“Tahun ini tidak ada refocusing, refocusing hanya tahun 2020,” jawabnya secara singkat saat dihubungi via seluler.

Sementara itu, dana BTT dari hasil refocusing tahun 2020 sebesar Rp88 miliar terserap 62 persen. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan Rizal Moris menuturkan, realisasi anggaran hanya sebesar Rp54 miliar dengan sisa Rp34 miliar.

“Kalau sisa dana refocusing perhitungannya sudah dialokasikan untuk APBD 2021,” jelasnya.

Sebelumnya, dari pihak Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan untuk tahun 2021 sudah melakukan pembahasan. Anggaran yang disediakan itu rencananya akan dibuat dalam satu tahun kedepan seperti awal tahun 2020 lalu.

“Kami sediakan Rp2 miliar untuk satu tahun ke depan,” terang Kepala BPKAD Bangkalan Abdul Aziz.

Lanjut dia, alokasi sebesar Rp2 miliar ini dia sediakan secara khusus. Bukan dari hasil refocusing anggaran tahun 2021. Dimana dana itu untuk difokuskan pada penanganan kesehatan yakni penanganan Covid-19.

“Jika nanti ada aturan lain akan kami sediakan lagi,” pungkasnya. (ina/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *