oleh

Penanganan Kebakaran di Kabupaten Sumenep Masih Belum Jelas

Kabarmadura.id/SUMENEP-Penanganan kebarakaran di Kabupaten Sumenep masih dalam proses tarik ulur antara Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep R Rahman Riadi menjelaskan bahwa untuk penanganan kebakaran idealnya berada dibawah wewenang Satpol PP disesuaikan dengan Peraturan Bupati Sumenep.

“Idealnya memang harus sudah dilimpahkan ke Satpol PP, karena sudah ada diperaturan bupati,”ujarnya.

Ketika pihaknya  beserta Satpol PP sedang rapat kaitannya dengan masalah itu, menurutnya, Satpol PP mengaku belum siap untuk penanganan kebakaran.

“Kami sudah rapat dengan pihak yang lain (Satpol PP, red.) tetapi sejauh ini masih belum ada kesiapan kaitan dengan penganan berada dipihaknya,”paparnya.

Sehingga pada tahun ini, untuk menangani hal itu, ia mengaku masih ada dipihaknya, sehingga pada pada tahun 2020 akan diserahkan ke Satpol PP.

“Sekarang ini masih transisi dalam hal itu, dan kami yang harus menangani  kalau ada kebakaran terjadi, tetapi nanti pada tahun mendatang akan dialihkan ke Satpol PP,”ungkapnya.

Dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan fasilatas alat pemadam kebakaran untuk seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Sumenep, harus memiliki tabung alat kebakaran.

“Alat pemadam kebakaran di masing-masing OPD itu nanti kita akan melakukan cara penggunaanya, agar semua tahu bagaimana cara menggunakan itu,”ujarnya.

Paling tidak menurutnya, ruang di setiap OPD yang berukurang 10×6 meter diharuskan ada tabung untuk pemadam kebakaran.

“Untuk pemadam kebakaran sekarang itu, ada  tiga unit, satu diantara sedang mengalami kerusakan,”ungkapnya. (Mun/rei)

Komentar

News Feed