oleh

Penanganan Wabah Covid-19 di Bangkalan, Dua Tahun Kuras APBD

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Penanganan wabah covid-19 yang terjadi di Bangkalan tidaklah membutuhkan anggaran yang sedikit. Setidaknya dua tahun terakhir, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) direfocusing untuk penanganan wabah itu. Di mana jumlahnya pada tahun 2020 mencapai Rp137 miliar.

Sedangkan untuk tahun 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan kembali melakukan refocusing. Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengatakan, pembahasan refocusing telah selesai. Di mana dari APBD 2021 akan ada 8 persen dana yang dialihkan untuk penanganan wabah Covid-19.

“8 persen ini sudah kami sepakati akan diambilkan dari belanja modal APBD 2021,” katanya, Rabu (7/5/2021).

Masih menurut lelaki yang kerap disapa Ra Latif itu, belanja modal ini akan diambilkan dari masing-masing instansi atau organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, sementara belum bisa menentukan berapa persen setiap OPD yang akan dipangkas anggarannya. Sebab, katanya, pihaknya akan melakukan penghitungan kembali di masing-masing OPD.

“Kami masih belum bisa tentukan per-OPD diambil berapa persen. Karena tiap OPD tentunya akan berbeda setiap anggarannya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Keuangan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan Waki mengungkapkan, tahun ini akan ada refocusing kembali sebesar 8 persen dari belanja modal. Tetapi, setiap OPD belum bisa ditentukan besar dari pemangkasan itu.

“Ini masih proses, cuma amanahnya itu daerah itu harus merealokasikan sebanyak 8 persen dari DAU,” tuturnya.

Dia menambahkan, tahun 2021 ini dana alokasi umum (DAU) untuk Bangkalan mengalami pemangkasan sekitar Rp30 miliar. Pengurangan itu juga akibat adanya penanganan wabah Covid-19 dari pusat.

“Sehingga DAU yang kami terima ada sekitar Rp147 miliar,” ungkapnya.

Ditambahkannya, salah satu OPD yang terkena imbas refocusing dan realokasi penanganan wabah Covid-19 yakni Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan, pemangkasan anggaran sebesar 12 persen.

“Salah satunya perjalanan dinas, kegiatan-kegiatan lain. Sekitar Rp700 juta yang terpangkas, total anggaran di disdik sekitar Rp6 miliar,” tukasnya. (ina)

Anggaran Penanganan Covid-19

–  Pemangkasan APBD tahun 2020 total Rp137.910.754.832.

  1. Anggaran diambil refocusing dan realokasi dari efisiensi belanja modal dan belanja sebanyak 35 persen dari APBD 2020.
  2. Setiap OPD mendapat pemangkasan anggaran mulai 50 persen dari dana yang didapat.
  3. Rincian total realokasi terdiri dari BTT sebesar Rp80.784.251.532 dan refocusing sebesar Rp57.613.803.300.
  4. Terserap Rp106.860.950.548 atau 77 persen.

– Pemangkasan APBD tahun 2021 sebesar 8 persen.

  1. Nominal pemangkasan 8 persen masih tahap penghitungan.
  2. Diambilkan dari refocusing belanja modal APBD 2021.
  3. Setiap OPD mendapat pemangkasan mulai 12 persen.
  4. Belanja modal APBD 2021 sekitar Rp262,96 miliar.

 

Komentar

News Feed